Potensi Kelor Di Kabupaten Sumenep
Jumat, 03 Mei 2024 - 14:28 WIBFoto: halodoc
Kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman yang luar biasa. Tumbuhan ini mudah tumbuh di berbagai kondisi, baik di daerah tropis, kering, maupun dengan sedikit air. Ketahanannya terhadap cuaca panas ekstrim membuatnya ideal untuk ditanam di wilayah Madura yang cenderung kering.
Di Madura, potensi kelor tak hanya menjanjikan, tapi juga terbentang luas. Areal kelor tersebar di lima kecamatan: Batang-Batang, Batuputih, Dasuk, Ambunten, dan Pasongsongan. Luas totalnya mencapai 300 hektar.
Pencapaian produksi kelor di daerah ini cukup baik. Kelor bahkan sudah berhasil diekpor sebanyak 5 ton ke Thailand pada tahun 2010, 5 ton ke Jerman di tahun 2015, ke Malaysia pada tahun 2019, 2022, dan 2023 sebanyak masing-masing 1 ton.
Beberapa produk andalan antara lain adalah tepung kelor, kapsul kelor, stik telor daun kelor, serta deh teh daun kelor.
Hingga saat ini, tantangan terbesar yang dihadapi oleh industri kelor adalah kurang optimalnya hasil panen disebabkan kombinasi varietas kelor yang berdaya hasil rendah. Pasokan daun kelor yang masih terbatas pada masyarakat ditambah dengan minimnya pengetahuan masyarakat tentang daun kelor berkualitas ekspor menjadi masalah yang harus diatasi oleh pemerintah bersama pemangku kepentingan.

