Apa Itu Sustainable Seafood? Berikut Penjelasannya
Minggu, 04 Agustus 2024 - 16:16 WIBFoto: pixabay
Istilah "sustainable seafood" atau "boga bahari berkelanjutan" merujuk pada hasil laut yang diperoleh melalui proses penangkapan atau budidaya yang berkelanjutan. Menurut Marine Stewardship Council (MSC), seafood yang berkelanjutan berasal dari populasi yang sehat, memiliki dampak minimal terhadap lingkungan laut, dan dikelola dengan baik. Prinsip ini berlaku untuk semua jenis perikanan, terlepas dari skala dan lokasinya.
Konsep keberlanjutan dalam industri perikanan mulai berkembang pesat sejak tahun 1990-an. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut, keamanan pangan, dan kesejahteraan nelayan menjadi pendorong utama. Kejadian penutupan perikanan di Grand Banks, Kanada pada tahun 1992 menjadi titik balik yang signifikan. Krisis ini menyadarkan dunia akan pentingnya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.
Krisis perikanan di Grand Banks semakin menggarisbawahi urgensi kolaborasi internasional dalam mencari solusi atas permasalahan overfishing. Sebagai respons atas tantangan tersebut, World Wildlife Fund (WWF) dan Unilever menginisiasi sebuah proyek untuk mengembangkan standar ilmiah yang dapat dijadikan acuan dalam praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan. Upaya ini menjadi landasan bagi pembentukan Marine Stewardship Council (MSC).
Sertifikasi MSC bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal dalam menuju pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Perusahaan perikanan yang telah memperoleh sertifikasi MSC tetap harus mengikuti evaluasi berkala untuk memastikan bahwa mereka terus memenuhi standar yang telah ditetapkan. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan perikanan yang dinamis menuntut industri ini untuk secara proaktif mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam rangka menjaga kesehatan ekosistem laut dan memastikan ketersediaan sumber daya ikan untuk generasi mendatang.

