Negerinya Sate, Inilah Sate-Sate Khas Indonesia
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:13 WIBFoto: kompas
Sate bisa berupa daging sapi, ayam, atau kambing yang direndam dalam berbagai macam bumbu.
Biasanya, sate ini disiram dengan saus kacang dan disajikan dengan lontong, ketimun, dan bawang.
Berikut beberapa varian sate yang dapat Anda coba :
Sate Lilit

Foto: kompas
Ini adalah sate khas dari Bali, dengan lilit dalam bahasa Bali dan bahasa Indonesia berarti “membungkus”.
Orang-orang biasanya membuat sate ini dari berbagai jenis daging seperti babi, ikan, ayam, sapi, bahkan daging penyu.
Kemudian daging dicampur dengan kelapa parut, santan kental, perasan lemon, bawang merah, dan paprika.
Berbeda dengan sate sate lainnya, sate lilit ini menggunakan batang serai yang ditusuk dan daging cincangnya akan dibungkus sebelum dipanggang di atas api terbuka.
Sate Tegal

Foto: detik
Berasal dari Tegal, Slawi, Jawa Tengah. Biasanya disajikan dalam daging kambing atau domba, dipotong dadu, dan dipadukan dengan bagian lemak.
Saat dibakar, Sate Tegal memiliki aroma yang khas, juga dagingnya tidak dibumbui dengan kecap manis.
Sate ini disiapkan dengan sambal kecap, yaitu campuran kecap manis, potongan cabe tawit, bawang merah, dan tomat.
Yang membedakan Sate Tegal dengan sate lainnya adalah potongan dagingnya yang besar.
Sate Bandeng

Foto: kompas
Sate ini adalah hidanhan tradisional dari Provinsi Banten. Sate bandeng berasal dari daging ikan bandeng tanpa duri.
Setelah itu, dagingnya dibumbui lalu dimasukkan kembali ke dalam kulitnya sambil ditusuk dan dipanggang di atas arang.
Sate Bandeng bisa bertahan hingga 3 hari di suhu ruang dan bisa lebih lama jika dimasukkan ke dalam kulkas.

