Menelisik Lebih Dalam Salah Satu Hidangan Berkuah Legendaris Asli Indonesia
Selasa, 06 Oktober 2020 - 12:55 WIBFoto : recipestab.blogspot
Soto (juga dikenal sebagai sroto atau coto) adalah sup tradisional khas Indonesia yang terdiri dari kaldu, daging, dan sayuran. Banyak sup tradisional Indonesia disebut soto, sedangkan sup yang dipengaruhi asing dan Barat disebut sop.
Di kepulauan Indonesia, soto dikenal dengan nama yang berbeda-beda. Dalam bahasa lokal Jawa disebut soto, dan hidangan ini juga dikenal di Makassar yang disebut coto.

Foto : thejakartapost
Soto ditemukan paling banyak di Jawa, dan banyak yang berpendapat bahwa kuliner berkuah yang lezat ini berasal dari pulau Jawa, dan selama bertahun-tahun hidangan ini bercabang dalam berbagai macam jenis soto.
Meskipun soto tidak diragukan lagi perkembangannya di nusantara dan setiap daerah telah mengembangkan resep soto yang khas, beberapa sejarawan berpendapat bahwa soto tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh tradisi kuliner asing, terutama Tionghoa.
Denys Lombard dalam bukunya Le Carrefour Javanais mengemukakan bahwa asal mula soto adalah sup Tionghoa, caudo, yang secara harfiah berarti "babat", populer di Semarang di kalangan imigran Tionghoa selama era kolonial VOC, sekitar Abad ke-17.
Daging yang paling banyak digunakan di hidangan soto adalah daging ayam dan sapi, namun ada juga variasi yang memakai jeroan, daging kambing, dan daging kerbau.
Daging babi jarang digunakan dalam soto tradisional Indonesia, namun di Bali yang mayoritas umat Hindu, soto babi dapat ditemukan.
Soto biasanya ditemani dengan sepiring nasi putih. Jeroan juga merupakan bagian dari campuran kuah soto seperti rumen (babat pipih / halus), retikulum, omasum dan usus.
Bahan soto lainnya seperti soun atau bihun, tauge dan daun bawang juga sering digunakan dalam berbagai macam variasi soto yang ada.
Untuk bumbu nya sendiri, bahan yang umum digunakan adalah bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, jahe, ketumbar, garam, kemiri, dan merica.
Warna, ketebalan, dan konsistensi setiap jenis soto bisa berbeda-beda sesuai resepnya.
Soto bisa memiliki kuah yang ringan dan bening seperti soto bandung, kuah berwarna kuning transparan (diwarnai dengan kunyit) seperti yang ada di soto ayam, atau santan kental seperti yang ada di soto kaki atau soto betawi.

