Tari Mahambak, Tarian Anak-Anak Dari Suku Bantik
Kamis, 15 Juli 2021 - 10:57 WIBFoto: dictio
Tari Mahambak adalah tarian tradisional dari anak-anak Suku Bantik di Provinsi Sulawesi Utara. Tarian ini merupakan tarian yang bersifat massal dan dibawakan oleh penari pria dan wanita.
Dalam tarian ini, para penari menari dengan gerakan yang khas dan diiringi lagu-lagu tradisional bertema persatuan dan juga kerukunan masyarakat Suku Bantik. Tari Mahambak merupakan tarian tradisional yang cukup terkenal di Provinsi Sulawesi Utara dan sering ditampilkan di beberapa acara seperti upacara adat, raya panen, penyambutan, hajatan, dan berbagai acara budaya lainnya.
Secara historis, masyarakat suku Bantik telah tersebar di beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Utara seperti Malalayang, Molas, Ongkau, Boyong dan daerah lainnya. Sulitnya media komunikasi saat itu membuat pertemuan di antara mereka menjadi sesuatu yang sangat berharga.
Dalam merayakan pertemuan tersebut mereka tampil dengan menarikan Tari Mahambak ini. Tarian ini mereka lakukan bersama dengan rasa suka cita dan kebahagiaan sambil menyanyikan syair yang bertemakan semangat kebersamaan dan juga persatuan masyarakat Suku Bantik.
Meski tersebar di berbagai daerah, rasa persatuan dan kesatuan ini menjadi nilai-nilai yang dipegang teguh oleh masyarakat suku Bantik secara turun-temurun. Tarian ini biasanya dibawakan secara berpasangan oleh penari pria dan penari wanita. jumlah penari biasanya terdiri dari 10 (sepuluh) pasang penari atau lebih dan juga akan dipimpin oleh seorang penari wanita yang biasa disebut kapel. Dalam pertunjukan tari ini, penari Mahambak biasanya menari dengan menggunakan pakaian adat dan sapu tangan sebagai atribut dalam tariannya.
Dalam pertunjukannya, tarian ini diawali dengan penari menari ke dalam arena dengan berbaris berpasangan dan akan dipimpin oleh kapel.
Kemudian setelah memasuki arena mereka akan menari berpasangan dan akan membentuk beberapa baris sambil menyanyikan sebuah lagu tradisional.
Terkadang mereka juga akan membuat formasi melingkar sambil berpegangan tangan di sekitar kapel atau pemimpin tari. setelah tarian selesai maka akan berakhir tanpa arena dengan garis dan gerakan yang sama seperti saat memasuki arena. Tari Mahambak ini terbagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu Tari Tradisional Mahogak dan juga Tari Mahambak Imbasan. Tarian Tradisional Mahambak gerakan ini lebih didominasi oleh gerakan kaki dan tarian tanpa diiringi kendang. Sedangkan pada Tari Mahambak Imbasan, gerakan dan formasinya lebih bervariasi. Selain itu juga lebih banyak menyanyikan lagu dan diiringi oleh alat musik gendang.

