Variasi Rujak Khas Indonesia Yang Patut Anda Coba (bagian 2)
Jumat, 09 Oktober 2020 - 10:09 WIBFoto : nusabali
Masih dengan tema rujak, begitu kayanya variasi rujak yang ada di Indonesia memberikan Anda pilihan dan pengalaman yang baru akan variasi kuliner ini. Berikut variannya :
1. Rujak Serut

Foto : sajiansedap
Secara harfiah berarti "rujak parut", dan merupakan varian lain dari rujak buah. Lain halnya dengan rujak tumbuk, bahannya mirip dengan rujak buah, dengan pengecualian buahnya tidak dipotong-potong , melainkan diparut kasar.
2. Rujak u 'Groh

Foto : goodnewsfromindonesia
Makanan khas dari provinsi Aceh, rujak ini terdiri dari daging kelapa yang sangat muda dan empuk, pepaya muda , cabai rawit, gula pasir, gula aren, es, garam dan sedikit jeruk nipis. Rujak ini paling enak disajikan dingin.
3. Rujak Pengantin

Foto : craftlog
Rujak ini mengingatkan pada masakan kolonial Indonesia. Isinya berupa irisan telur rebus, kentang, tahu goreng, nanas, wortel, tauge, acar, cabai, selada, kol, ketimun, kerupuk emping, kacang panggang, sambal kacang dan sedikit cuka. Pada beberapa varian, bumbu kacangnya dicampur dengan mayonaise.
4. Rujak Kuah Pindang

Foto : nusabali
Jajanan khas Bali, variasi dari rujak buah, tetapi tidak seperti rujak biasa, buah-buahan di rujak ini direndam terlebih dahulu dalam kaldu ikan yang dibumbui. Bumbu kuahnya terdiri dari terasi, garam, cabai rawit, cabai merah, dan kaldu ikan pindang.
5. Rujak Cingur

Foto : nusabali
Cingur berarti "mulut" dalam bahasa Jawa. Varian rujak ini berasal dari Surabaya. Rujak khas dari Jawa Timur ini memiliki rasa yang "berisi".
Isinya terdiri dari irisan daging kerbau atau bagian mulut sapi, bangkuang, mangga mentah, nanas, ketimun, kangkung, lontong, tahu dan tempe, semuanya disajikan dengan kuah yang terbuat dari petis (terasi hitam yang difermentasi) dan kacang tumbuk. Di atasnya diberi topping bawang merah goreng dan kerupuk.

