Tari Lahbako, Tarian Aktivitas Petani Di Kebun Tembakau
Jumat, 30 Juli 2021 - 16:01 WIBFoto: liburdulu
Tari Lahbako adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Jember, Provinsi Jawa Timur. Tarian ini menggambarkan kehidupan para petani tembakau di Jember. Tarian ini dibawakan oleh beberapa penari wanita dalam sebuah gerakan yang menggambarkan aktivitas para petani di ladang atau kebun tembakau.
Tari Lahbako merupakan kesenian tradisional yang terkenal di Jawa Timur dan menjadi salah satu icon kota Jember. Tari Lahbako diciptakan pada tahun 1980-an yang diprakarsai oleh Bupati Jember saat itu. Tarian ini terinspirasi dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jember yang sebagian besar adalah petani tembakau.
Wilayah Jember sendiri merupakan salah satu daerah penghasil tembakau terbaik dan juga terbesar di Indonesia. Selain itu, Tari Lahbako merupakan bentuk apresiasi atas peran perempuan Jember terhadap industri tembakau di sana.
Karena sebagian besar pekerjaan produksi tembakau dilakukan oleh perempuan. Maka terciptalah Tari Lahbako yang menggambarkan kegiatan para petani tembakau di sana. Nama Tari Lahbako sendiri merupakan gabungan dari 2 (dua) kata yaitu Lah dan Bako. Lah sendiri merupakan sepenggal kata atau proses. Sedangkan pada kata Bako sendiri merupakan konotasi dari kata tembakau. Sehingga dapat diartikan tarian Lahbako ini adalah tarian yang menggambarkan tentang pengolahan tembakau.
Dalam pertunjukan Tari Lahbako ini biasanya akan dibawakan oleh 4 sampai 8 orang penari wanita yang menari dengan gerakan yang menggambarkan aktivitas mereka di lapangan. Dalam pertunjukannya, tarian diawali dengan gerakan yang menggambarkan perjalanan dari rumah ke kebun tembakau. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan yang menggambarkan proses memetik daun tembakau.
Dalam gerakan ini para penari akan menari dengan gerakan seperti memetik daun dan juga memasukkannya ke dalam keranjang dengan gerakan yang sangat indah. Setelah itu dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju gudang dengan membawa sekeranjang tembakau tadi.
Setelah sampai di gudang kemudian dilanjutkan dengan gerakan yang menggambarkan saat menjemur daun tembakau hingga kering. Kemudian dilanjutkan dengan pergerakan daun tembakau dan packing. Semua penggambaran gerakan ditampilkan dalam gerakan yang indah dan bermakna.
Gerakan dalam tarian ini lebih mengacu pada gerakan yang lembut, lugas dan juga seirama dengan iringan musik. Untuk musik pengiring dalam tarian ini biasanya musik patrol. Itulah salah satu jenis musik tradisional Jember yang terbuat dari bambu seperti kentongan dan memiliki ukuran yang berbeda-beda dan dimainkan secara teratur sehingga akan menghasilkan suara yang indah dan enak didengar.

