Manfaat Kedondong, Buah Tropis Asia Tenggara
Senin, 09 Agustus 2021 - 10:07 WIBFoto: Sehatku
Kedondong (Spondias dulcis) merupakan buah tropis yang tumbuh di iklim khatulistiwa di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Buah ini juga dikenal sebagai ambarella atau plum Spanyol. Pohon dari buah ini berasal dari Asia Tenggara, dan banyak dibudidayakan di Indonesia, Malaysia, India, Sri Lanka, dan beberapa bagian Afrika dan Amerika Selatan untuk buah dan daunnya.
Buahnya berbentuk lonjong, berwarna hijau dengan kulit yang keras. Daging buahnya keras dan mengandung lubang berserat.
Buah ini akan berubah menjadi kuning keemasan saat matang. Dagingnya yang keras dan renyah terasa asam sehingga sering dimakan mentah dengan garam, bubuk cabai, gula atau terasi.
Namun, buah yang matang rasanya paling enak dan memiliki aroma yang harum. Musim ketersediaan Kedondong bervariasi tergantung di mana buah ini tumbuh; tapi di Indonesia, tersedia sepanjang tahun.
Di Indonesia, kedondong diolah menjadi berbagai macam makanan. Kedondong biasa digunakan sebagai bahan rujak, disajikan dengan kuah yang terbuat dari gula aren, cabai, kacang tanah, dan terasi.
Di Jawa Barat, daun muda Kedondong digunakan sebagai bumbu pepes. Buah kedondong juga sering diawetkan menjadi manisan (acar kedondong) dengan cara merebus buahnya dengan gula dan garam. Jus kedondong juga sangat populer, dan rasanya sangat enak dan menyegarkan.
Jika Anda membeli Kedondong yang membutuhkan pematangan lebih lanjut, Anda bisa menyimpannya di suhu ruangan.
Dalam beberapa hari kulit hijau akan berubah menjadi kekuningan dan buah menjadi matang. Buah yang matang di pohon rasanya paling enak.
Daun dan kulit batang kedondong banyak digunakan sebagai terapi karena mengandung flavonoid, saponin, dan tanin. Buah ini padat nutrisi dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, seperti:
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kedondong kaya akan vitamin C. Ini meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Ini juga meningkatkan pembentukan kolagen dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Membantu Mengobati Batuk

Foto: Pixabay
Ekstrak daun kedondong digunakan untuk mengobati batuk. Anda bisa membuat larutannya dengan daun atau buahnya. Untuk membuat larutan dari daunnya, Anda bisa merebus 3 atau 4 lembar daun kedondong segar dalam dua gelas air, dan diamkan selama beberapa menit. Ramuan tersebut disaring dan biasanya diminum dengan madu.
Mengatasi Masalah Pencernaan

Foto: Nova
Kedondong kaya akan serat yang memperlancar pencernaan dan membantu membersihkan usus.
Daging buahnya direkomendasikan bagi mereka yang menderita sembelit dan gangguan pencernaan. Kandungan air yang tinggi dari buah ini juga mencegah dehidrasi, yang juga membantu menjaga kesehatan pencernaan.

