Durian, Buah Eksotis Dengan Banyak Penggemar Dari Seluruh Dunia
Jumat, 13 Agustus 2021 - 19:44 WIBFoto : Pixabay
Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda ketika mendengar kata durian? Apakah Anda membayangkan daging yang lembut, berwarna kuning krem dengan aroma yang harum? Atau hanya buah yang tampak berbahaya dengan bau yang menyengat.
Buah eksotis ini memang memiliki penggemar dan pembencinya tersendiri. Durian sering dijuluki sebagai buah paling bau di dunia—bahkan dilarang di Singapore Rapid Mass Transit karena aromanya yang kuat. Tapi banyak orang sangat menyukai buah ini. Durian, asli Asia Tenggara, telah dikenal dunia Barat selama sekitar 600 tahun lamanya. Nama Durian berasal dari kata bahasa Melayu untuk duri atau "paku", mengacu pada banyak duri di kulitnya.
Ada sekitar 30 spesies Durian yang diakui dengan setidaknya sembilan di antaranya menghasilkan buah yang dapat dimakan, dan lebih dari 300 varietas di Thailand dan 100 di Malaysia. Durio zibethinus adalah satu-satunya varietas yang tersedia di pasar internasional, juga sering ditemukan di supermarket dalam bentuk buah beku, sedangkan semua varietas lainnya hanya dijual di daerah setempat.
Durian Mon Thong adalah yang paling dicari secara komersial karena dagingnya yang tebal, berbalut penuh krim dan rasa manis ringan dengan bau yang relatif tidak terlalu menyengat dan biji yang lebih kecil. Banyak orang di Asia Tenggara menyebut Durian sebagai raja buah karena buahnya yang besar, baunya yang menyengat, dan kulitnya yang berduri.
Buahnya bisa tumbuh besar dengan panjang 30 sentimeter dan diameter 15 sentimeter, dan biasanya beratnya satu hingga tiga kilogram. Bentuknya berkisar dari lonjong sampai bulat, warna kulitnya hijau sampai coklat, dan dagingnya kuning pucat sampai merah (tergantung varietasnya). Kulit luar yang keras perlu dibuka dengan pisau besar untuk mengambil daging lunak di dalamnya.
Baunya bisa jadi luar biasa bagi sebagian orang, namun bagi mereka yang menyukai rasa manis dan pedas, buah ini bisa menghasilka aromanya tersendiri yang dapat meningkatka selera makan. Popularitas durian di Indonesia memang tidak main-main, dan sepertinya lebih banyak orang yang menyukainya daripada yang membencinya.
Menurut survei dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (dilakukan antara tahun 2002 dan 2013), konsumsi durian per kapita Indonesia mencapai 1,18 kilogram per tahun pada 2013, sementara produksi nasional diperkirakan 750.000 ton pada tahun 2014. Di Indonesia, Medan di Sumatera Utara adalah tempat terbaik untuk Durian. Dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, durian di Medan tersedia sepanjang tahun.
Pulau Jawa juga memiliki beberapa varietas durian, terutama daerah sekitar Jepara, tetapi harga di kota-kota besar di Jawa biasanya sekitar tiga kali lipat dari harga Medan.

