Inilah Dia Makanan-Makanan Yang Dimakan Oleh Para Pejuang Indonesia Yang Bergerilya
Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:30 WIBFoto: vagusnet
Indonesia telah mencapai usia kemerdekaan yang ke 76 tahun. Perjuangan Indonesia dalam mencapai kemerdekaan tidaklah singkat dan mudah. Begitu banyak darah dan air mata yang menetes dalam peperangan melawan penjajah. Para pejuang Indonesia dikenal dengan metode gerilya. Perang gerilya dapat membuat pejuang-pejuang Indonesia dapat lebih mengimbangi pasukan penjajah yang bersenjata lebih modern. Salah satu hal yang menarik dibahas adalah kira-kira apa yang dibawa oleh para pejuang Indonesia untuk dimakan selama bergerilya. Berikut daftarnya:
1. Telur Asin

Foto: Bobo
Telur asin yang sangat praktis untuk dibawa kemana-mana. Telur asin juga memiliki kandungan gizi yang tinggi serta dapat menambah kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit. Telur asin juga sangat mudah untuk dimakan sehingga cocok dimakan dalam keadaan perang.
2. Nasi Jagung

Foto: Vagusnet
Ketika perang, banyak sekali hasil panen padi yang dirampas oleh para penjajah. Dikarenakan hal tersebut, akhirnya masyarakat Indonesia mensiasatinya dengan mengolah nasi jagung untuk makanan pokok.
3. Singkong

Foto: Sehatku
Kesulitan mendapatkan nasi membuat para pejuang Indonesia memakan singkong untuk asupan karbohidrat. Singkong dapat mendatangkan sumber energi pada tubuh serta membantu menjaga kekebalan tubuh dari penyakit.
4. Nasi Oyek

Foto: Gatra
Ada kisah menarik tentang nasi oyek, pada waktu Agresi Militer Belanda ke-2, Jenderal Sudirman dan pasukannya terdesak di dalam hutan disekitar Kediri dalam kondisi kehabisan bahan makanan. Soepardjo Rustam, salah satu anggota pasukan Jenderal Sudirman berhasil menyusup ke sebuah desa dan kembali membawa nasi oyek. Berkat nasi oyek ini, pasukan Jenderal Sudirman mampu bertahan di tengah pertempuran gerilya.
5. Leughok

Foto: Istimewa
Leughok merupakan sagu yang dikukus dan dimakan dengan parutan kelapa yang juga dikukus. Leughok tidak mudah basi sehingga cocok untuk dibawa ketika bergerilya. Pejuang-pejuang Aceh dikenal sering menyantap makanan ini.

