Keris, Warisan Kebudayaan Indonesia Yang Harus Kita Lestarikan
Selasa, 21 September 2021 - 15:14 WIBFoto / Ilustrasi: Timurasa Indonesia / Rocky
Keris adalah senjata khas dari Indonesia. Keris dianggap memiliki kekuatan magis. Keris paling awal diketahui berasal dari abad ke-10 dan kemungkinan besar menyebar dari pulau Jawa ke seluruh Asia Tenggara.
Bilah keris biasanya sempit dengan dasar yang lebar dan asimetris. Sarung keris terbuat dari kayu, meskipun ada juga yang membuatnya dari gading bahkan emas. Seorang ahli pedang, atau empu, membuat bilahnya dari berbagai bijih besi dan nikel meteorit. Pada bilah keris berkualitas tinggi, logam dilipat puluhan atau ratusan kali dan ditangani dengan sangat presisi. Empu adalah pengrajin yang sangat dihormati dengan pengetahuan tambahan dalam sastra, sejarah, dan ilmu gaib.
Keris dikenakan setiap hari dan pada upacara khusus, dan bilah pusaka diturunkan dari generasi ke generasi. Baik pria maupun wanita memakainya. Spiritualitas dan mitologi yang kaya berkembang di sekitar belati ini. Keris digunakan untuk pajangan, sebagai jimat dengan kekuatan magis, senjata, pusaka suci, peralatan tambahan untuk prajurit istana, aksesori untuk pakaian upacara, indikator status sosial, dan simbol kepahlawanan.
Meskipun empu yang aktif dan terhormat yang menghasilkan keris berkualitas tinggi dengan cara tradisional masih dapat ditemukan di banyak pulau, jumlah mereka menurun drastis, dan lebih sulit bagi mereka untuk menemukan orang yang dapat mereka gunakan untuk menurunkan keterampilan mereka.
Ilustrasi perajin keris dapat anda lihat dan baca pada kemasan terbaru dari Timurasa Indonesia. Kemasan terbaru ini hadir sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus bercerita tentang harta karun kuliner dan budaya Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia

Foto: liputan6

