Inilah Salah Satu Varian Jenis Kuliner Berbahan Dasar Daging Kambing Yang Wajib Dicoba
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 11:20 WIBFoto : selerarasa.com
Di Indonesia, sup kambing cukup tersebar luas karena banyak ditemukan resep soto daging kambing yang serupa.
Namun, hidangan ini sebagian besar dikaitkan dengan masakan Melayu Medan, Betawi dan Madura,meskipun juga umum di Jawa.
Meski demikian, orang Jawa lebih cenderung memasak daging kambingnya sebagai tongseng atau gulai pekat ala Jawa.

Foto : ayosemarang
Secara tradisional, sup kambing bersama dengan gulai dan sate kambing cukup marak selama Idul Adha, karena banyak daging dan jeroan kambing yang dibagikan kepada masyarakat.
Di Malaysia, sup kambing dikaitkan dengan komunitas Muslim Malaysia India dan diyakini berasal dari India.
Di Singapura, hidangan ini juga dikaitkan dengan komunitas Muslim India di pulau tersebut.
Terlepas dari popularitasnya yang luas di wilayah tersebut, pertanyaan tentang asal usulnya mungkin ada karena migrasi orang Arab dan Muslim India ke kepulauan Melayu.
Di Indonesia, sup kambing diyakini berasal dari Arab, dibawa oleh masuknya para migran Arab ke nusantara antara abad ke-18 hingga ke-19, selama era kolonial.
Para pemukim Arab memperkenalkan dan mempromosikan kambing, domba sebagai daging pilihan mereka, sehingga beberapa hidangan yang dipengaruhi oleh tradisi kuliner Arab dan Muslim India diperkenalkan ke Sumatera, Semenanjung Malaya, dan Jawa.
Sekitar periode yang sama, hidangan berbahan dasar daging kambing seperti sate kambing, gulai kambing, dan tongseng juga muncul di Jawa.
Resep sup kambing sederhana menggunakan daging kambing, irisan tomat, daun bawang, seledri, dan bumbu halus yang meliputi; jahe, merica, bawang putih, bawang merah dan garam.
Namun, resep rumit jenis lainnya mungkin menambahkan bumbu yang lebih kompleks, yang mungkin termasuk kapulaga, kayu manis, kemiri, pala, cengkih, dan adas bintang untuk menambah aroma dan rasa.

