Rumah-Rumah Adat Unik Dari Jawa Barat
Sabtu, 23 April 2022 - 19:12 WIBFoto: dekoruma
Jawa Barat memiliki keunikan budaya tersendiri. Pada setiap rumah adat di Jawa Barat memiliki nilai filosofi yang sangat tinggi terutama pada desain dan paduan warna.
Rumah adat Jawa Barat memiliki berbagai nama tergantung daerah asalnya. Selain itu, desainnya berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Berikut ini beberapa diantaranya :
Rumah Imak Badak Heuay
Foto: dekoruma
Rumah Imak Badak Heuay memiliki arti badak yang sedang menguap. Rumah ini memiliki keistimewaan yaitu pada bagian atapnya. Pada suhuan atau atap belakang melewati tepi, sehingga jika diperhatikan dengan seksama rumah ini mirip dengan badak yang sedang menguap.
Desain rumah ini digunakan di wilayah masyarakat Sukabumi, bahkan sampai sekarang masih digunakan sebagai rumah tinggal mereka. Jenis rumah dengan desain atap seperti badak sedang menguap ini terdiri dari dua bagian atap, yaitu kecil dan besar. Atap yang besar diletakkan di bagian belakang, sedangkan bagian yang kecil terletak di depan rumah atau teras sebagai tempat menerima tamu.
Rumah Jolopong
Foto: 99
Rumah jolopong atau jolopong imah merupakan rumah adat dengan bentuk yang paling sederhana dan sering dijumpai di kawasan cagar budaya sunda atau bahkan di desa-desa juga masih banyak dijumpai.
Banyak orang yang menggunakan rumah Jolopong ini dengan alasan karena desainnya yang sederhana dan juga tidak membutuhkan banyak bahan. Jika diperhatikan, bentuk atap rumah adat Jolopong ini seperti pelana dan memanjang. Atap rumah Jolopong begitu sederhana tanpa perlu pernak-pernik, aksesoris, atau lekukan yang rumit.
Bentuk rumah Jolopong sendiri memiliki dua bidang atap yang menyatu dan sama panjang. Kedua bidang atap tersebut dipisahkan oleh jalur suhunan di tengah bangunan rumah. Jika kita menggambar garis khayal, maka antara ujung atap yang satu dengan yang lainnya akan membentuk segitiga sama sisi.
Rumah Togog Anjing
Foto: saintif
Togog anjing artinya anjing yang duduk. Desain rumah adat ini menyerupai bentuk anjing yang sedang duduk. Pada bagian atas terdapat dua buah atap yang menyatu membentuk segitiga, dan bagian atap yang lain menyambung ke depan. Atap sambung ini biasanya disebut dengan istilah sorondoy dan umumnya digunakan sebagai peneduh di teras depan.
Desain rumah Tagog Anjing banyak digunakan oleh masyarakat Garut dan merupakan ciri khas masyarakat setempat. Beberapa rest area, bungalow, dan hotel di sekitar puncak sering menggunakan desain atap ini.


