Kisah Cokelat Dan Berbagai Variannya
Jumat, 13 November 2020 - 19:35 WIBCokelat merupakan makanan yang sangat populer diseluruh dunia. Cokelat berkembang pesat sejak abad 19 dan abad 20. Namun, budidaya tanaman ini sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 1560. Spanyol membawa cokelat ke Filipina yang merupakan jajahannya, dan kemudian cokelat dibawa ke Minahasa.
Pada masa kolonial, Indonesia pernah menjadi salah satu pemasok kakao terbesar di dunia. Salah satu merek yang cukup dikenal pada masa itu adalah 'Tjoklat' yang mampu memproduksi hingga 63 juta cokelat batangan per tahun. Nama merek 'Tjoklat' juga diambil dari Bahasa Melayu. Cokelat juga merupakan lambang dari status sosial yang tinggi.
Pasca kemerdekaan, aneka merek cokelat lokal berkembang pesat di tanah air. Cokelat bukan lagi makanan yang hanya bisa dinikmati kaum elit. Bentuk-bentuk cokelat juga semakin bervariasi dengan harga yang juga bervariasi, sesuai dengan kandungan cokelatnya.
Berikut beberapa varian cokelat yang kita kenal saat ini:
Cokelat Hitam
Cokelat jenis ini mengandung gula, cocoa butter, vanilla, dan pasta cokelat tentunya. Cokelat jenis ini tidak ditambahkan susu. Anda dapat menemukan 30%-80% kandungan cokelat pada cokelat jenis ini.
Cokelat Susu
Sesuai namanya, cokelat ini mengandung susu. Cokelat ini tidak memiliki rasa cokelat yang kuat. Cokelat susu juga agak sulit dilelehkan.
Cokelat Putih
Cokelat putih merupakan satu-satunya cokelat yang tidak mengandung pasta cokelat atau produk kokoa lainnya. Karena tidak mengandung bubuk warna cokelat ini kuning pucat atau gading.

