Sejarah Panjang Batik Solo Yang Menarik Untuk Diketahui
Selasa, 19 Juli 2022 - 15:07 WIBFoto: kompas
Batik Solo merupakan salah satu batik yang paling terkenal di Jawa Tengah selain batik dari Pekalongan. Batik Solo memiliki banyak desain yang kaya dan pola unik dari warisan budaya Solo.
Desainnya yang megah membuat orang jatuh cinta pada batik Solo. Seperti yang kita ketahui, batik Solo memiliki nilai-nilai kearifan di balik coraknya.
Batik Solo ada sejak zaman Kerajaan Pajang selama lebih dari empat abad. Batik Solo pertama kali dibuat di Laweyan, Surakarta dan dibuat oleh Ki Ageng Laweyan pada tahun 1546. Sejak saat itu banyak orang mulai menyukai seni membatik.
Proses pembuatan batik solo dilakukan di Keraton. Itulah sebabnya membatik di Solo menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap pembatik, khususnya para wanita. Mereka akan memberikan ide dan usaha terbaiknya untuk menghasilkan batik Solo yang indah.
Batik Solo dapat dibuat dengan dua proses, yaitu fabrikasi dan manual. Secara fabrikasi berarti batik tersebut dibuat dengan stempel balok tembaga, sehingga disebut cap batik.
Secara manual berarti batik tersebut adalah buatan tangan, dan disebut sebagai batik tulis. Kedua desain membuat warna alami yang sama.
Pakaian batik merupakan pakaian favorit untuk dikenakan oleh masyarakat Indonesia saat menghadiri upacara pernikahan atau acara formal lainnya.
Tidak hanya untuk pesta pernikahan, batik juga menjadi pakaian untuk tarian tradisional di Jawa Barat dan di sebagian besar provinsi di pulau Jawa.
Batik Solo memiliki desain dan corak yang unik sebagai ciri khasnya masing-masing dan setiap corak memiliki makna tersendiri.


