Selamat Tahun Baru Muharram 1444 H. Inilah Dia Berbagai Tradisi Menyambut Tahun Baru Islam
Sabtu, 30 Juli 2022 - 09:17 WIBTimurasa Indonesia mengucapkan Selamat Tahun Baru Muharram 1444 H, semoga kita bisa mengaktualisasikan semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Dari kejelekan menuju kebaikan, dari kebodohan menuju pencerahan intelektual, dari kesombongan menuju kerendahan hati.
Sebagai negara dengan pemeluk agama Islam yang besar, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi tersendiri menyambut tahun baru. Berikut diantaranya:
Tabuik: Pariaman

Foto: adira
Di Pariaman, Tahun Baru Islam disambut dengan gelaran upacara yang disebut Tabuik atau Tabut. Upacara ini dilakukan untuk mengenang gugurnya Imam Husein yang merupakan cucu dari Nabi Muhammad SAW. Tabuik sendiri terbuat dari bambu, rotan, dan kertas. Pada punggungnya terdapat peti yang berisi hiasan dekoratif dan payung.
Upacara Bubur Suro: Jawa Barat
Foto: cirebonkota
Upacara ini dilakukan untuk memperingati tahun baru Islam dan mengenang peristiwa 10 Muharram. Masyarkat Jawa Barat akan menyiapkan bubur merah dan bubur putih yang disajikan secara terpisah untuk dibawa ke Masjid.
Tapa Bisu: Yogyakarta
Foto: tribunnews
Tahun Baru Islam dirayakan oleh abdi dalaem Keraton Yogyakarta dengan berjalan kaki mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta di malam 1 Suro tanpa berbicara. Tradisi ini dimulai dari zaman Sultan Agung, Raja Mataram Islam pertama yang mencetuskan sistem penanggalan Jawa.


