Berbagai Tarian Unik Dari Jawa Timur Yang Berhasil Go International!
Senin, 01 Agustus 2022 - 11:28 WIBFoto: kompas
Jawa Timur merupakan salah satu daerah terpadat di Indonesia. Dengan suku Jawa mendominasi wilayah tersebut, gaya hidup dan praktek budaya sangat dipengaruhi oleh tradisi Jawa.
Dari bahasa yang digunakan antara orang tua dan muda hingga pakaian yang dikenakan, orang Jawa cenderung hidup dengan aturan yang ketat dan saling menghormati.
Di antara praktek budaya tersebut, tari tradisional merupakan salah satu hal yang paling penting untuk dilestarikan di kalangan masyarakat Jawa.
Setiap kota di wilayah Jawa Timur memiliki tarian tradisionalnya masing-masing yang dipraktekkan baik oleh pria maupun wanita.
Sebagian besar dari tarian ini telah berhasil dipromosikan ke kancah internasional. Berikut ini beberapa diantaranya:
Gandrung Banyuwangi
Foto: kompas
Tarian ini juga sangat populer di Banyuwangi. Tarian ini bertujuan untuk merayakan musim panen. Kata Gandrung diyakini sebagai nama panggilan Dewi Sri, Dewi Panen dan Kemakmuran Jawa Kuno. Karena itulah tarian ini dibawakan oleh para wanita.
Biasanya masyarakat Banyuwangi menggelar tarian ini pada festival panen, di mana semua orang turun ke jalan dan ratusan wanita akan mengenakan kostum Gandrung mereka dan mulai menampilkan tarian mereka.
Tarian ini telah menjadi ikon Pariwisata Banyuwangi sejak tahun 2000. Itulah sebabnya Banyuwangi juga dikenal sebagai kota Gandrung.
Remo
Foto: kompas
Remo adalah tarian tradisional yang sangat populer di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Remo adalah jenis tarian penyambutan yang menjadi ciri kehidupan dinamis masyarakat Jawa Timur.
Tarian ini menunjukkan keberanian ksatria muda ketika dia bertarung dalam pertempuran. Gerakan maskulin sangat kental dalam tarian ini dan sangat dibutuhkan. Tarian ini sudah populer sejak tahun 1990 dan terus berkembang hingga saat ini.


