Seni Bela Diri Khas Indonesia
Kamis, 13 Oktober 2022 - 15:53 WIBFoto: suaramerdekasolo
Indonesia selain dengan kaya akan kuliner dan berbagai macam budaya, juga memiliki olahraga tradisional yang bahkan beberapa sudah dipertandingkan di mancanegara.
Apa saja olahraga tradisional Indonesia? Mari simak di bawah ini.
Tarung Derajat

Foto: suaramerdekasolo
Tarung Derajat adalah seni bela diri yang diciptakan oleh Achmad Drajat. Teknik ini ia kembangkan melalui pengalamannya dalam setiap pertarungan jalanan di tahun 1960-an di Bandung.
Tarung Derajat secara resmi diakui sebagai olahraga nasional dan digunakan sebagai latihan dasar oleh TNI Angkatan Darat.
Galah Asin
Foto: popmama
Galah Asin di daerah juga disebut galasin atau gobak sodor. Olahraga tradisional Galah Asin ini merupakan salah satu jenis permainan daerah dari Indonesia.
Permainan ini merupakan permainan kelompok yang terdiri dari dua kelompok, dimana setiap tim terdiri dari 3 – 5 orang.
Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak melewati garis ke garis terakhir secara bolak-balik dan untuk memenangkan semua anggota kelompok harus menyelesaikan proses bolak-balik di area lapangan yang telah ditentukan.
Geudeu-geudeu
Foto: gapuranews
Geudeu-geudeu adalah salah satu seni bela diri tradisional masyarakat Pidie Jaya. Seni bela diri ini seperti gulat yang dimainkan oleh laki-laki. Satu tim terdiri dari 3 orang.
Biasanya diadakan pertandingan antar desa, diadakan setelah masing-masing desa selesai panen padi.
Sebagai seni bela diri, geudeu-geudeu adalah olahraga yang keras, pesilat geude-geude harus memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat, menahan tubuh lawan dan meninjunya dengan kuat.
Selain itu, petarung geudeu-geude juga dituntut kesabaran dan ketabahan. Di sinilah emosi diproses. Jika emosi bertarung tidak stabil, bisa menyebabkan kematian.


