Pecinta Durian Pasti Suka..!! Inilah Jenis Bumbu dan Sambal Yang Berbahan Dasar Durian
Senin, 23 November 2020 - 12:57 WIBFoto : okezone.com
Tempoyak atau asam durian adalah bumbu khas melayu yang terbuat dari durian yang difermentasi.
Biasanya dikonsumsi oleh etnis Melayu di Maritim Asia Tenggara, terutama di Indonesia dan Malaysia.
Tempoyak dibuat dengan mengambil daging durian dan mencampurkannya dengan sedikit garam dan disimpan dalam suhu ruangan selama tiga atau lima hari untuk proses fermentasi.
Tempoyak biasanya dibuat pada musim durian, ketika durian melimpah dan produksi yang berlebih dijadikan tempoyak.
Tempoyak biasanya dikonsumsi sebagai bumbu atau bahan masakan, biasanya dimasak bersama kari santan seperti gulai tempoyak ikan patin, atau dicampur dengan cabai pedas sebagai sambal tempoyak.
Di Indonesia, tempoyak sangat populer di Palembang, dan juga di kota dan provinsi lain di Sumatera seperti Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung dan juga Pontianak di Kalimantan.
Di Palembang hidangan tempoyak ikan patin (ikan patin dalam saus tempoyak) dan brengkes (pepes) tempoyak sangat terkenal.
Ada juga yang disebut sambal tempoyak terbuat dari campuran durian yang difermentasi, belacan giling (terasi) dan cabai.
Di Lampung, tempoyak dibuat sebagai sambal seruit tempoyak.
Seruit adalah suwiran ikan air tawar goreng, seperti patin, baung, lais, belida atau ikan mas yang dicampur dengan cabai bubuk, tomat, bawang merah, terasi, air jeruk nipis, mangga mentah muda, garam dan tempoyak.
Di Pontianak dan Bengkulu, tempoyak biasanya disajikan sebagai bumbu pedas seperti sambal tempoyak, yang dicampur dengan cabai merah, udang segar atau teri dan petai.

