Konsep Community Forestry (Kehutanan Masyarakat) Untuk Ketahanan Pangan
Selasa, 25 Oktober 2022 - 19:34 WIBFoto: javlec
FAO memperkenalkan istilah Community Forestry atau Kehutanan Masyarakat pada tahun 1978. Pada awalnya, FAO mendefinisikan Community Forestry pada kegiatan pembuatan kebun kayu di wilayah kekurangan kayu dan hasil hutan lainnya untuk penduduk lokal.
Kemudian FAO menyakan bahwa Kehutanan Masyarakat (Community Forestry)berangkat dari partisipasi aktif dari masyarakat.
Community forestry menjadi hal yang sudah dilakukan oleh Timurasa Indonesia sejak lama. Seluruh produk-produk Timurasa merupakan hasil panen petani lokal dengan penerapan Kehutanan Masyarakat.
Timurasa Indonesia terus memberikan edukasi dan pembinaan kepada para petani untuk mendapatkan hasil panen yang berkualitas dan meningkatkan taraf hidup para petani serta masyarakat sekitarnya dengan mengajak masyarakat sekitar berkontribusi pada proses tanam hingga panen dan pengiriman produk.


