Kisah Asal Mula Red Velvet, Si Merah Penuh Kelezatan
Kamis, 15 Desember 2022 - 14:53 WIBSiapa yang tidak suka red velvet? Kita sering menemukan red velvet dalam bentuk kue bolu, biskuit, bahkan minuman. Red velvet ternyata diyakini sudah dikonsumsi sejak tahun 1800-an. Pada saat itu, resep red velvet sudah banyak dikenal sebagai jenis kue. Red velvet juga dianggap populer sejak Perang Dunia II, tepatnya pada tahun 1940-an.
Kue ini ternyata sering disajikan kepada tentara perang. Pada saat Perang Dunia II, para pastry chef mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahan pembuat kue. Pewarna makanan juga menjadi bahan yang sulit didapatkan. Para chef akhirnya berinovasi dengan menggunakan pewarna alami. Buah bit menjadi pilihan untuk mewarnai kue yang disebut sebagai red velvet.
Kisah lain menyebutkan bahwa seorang perempuan kaya memakan kue yang sangat lezat di Waldorf-Astoria, sebuah restoran ternama New York, Amerika Serikat. Perempuan tersebut sangat terkesan dengan rasa kue tersebut dan mencoba meminta resep dari kue yang baru saja dimakan. Pihak restoran ternyata menyambut baik permintaan tersebut dengan biaya 350 Dollar. Sejak saat itu, resep kue red velvet semakin luas dikenal.
Sensasi kelezatan red velvet dapat anda rasakan pada Kenari Cookies Red Velvet. Sebuah perpaduan yang pas. Klik link berikut untuk mendapatkan Kenari Cookies Red Velvet dari Timurasa Indonesia.

Nonton bola akan lebih menarik dengan cemilan terbaru dari Timurasa, tersedia dalam berbagai varian asin dan manis yang membuat pengalaman nonton Piala Dunia 2022 semakin lengkap. Produk-produk Timurasa Indonesia, tersedia di Food Hall Plaza Senayan & Senayan City dan Alun-Alun Indonesia Grand Indonesia . Tersedia pula di marketplace kesayangan anda.
Klik link berikut:

