Varian Jenis Tempe Yang Populer Di Indonesia
Selasa, 08 Desember 2020 - 10:45 WIBFoto : malangtimes.com
Tempe terbuat dengan kedelai utuh, yang dilunakkan dengan cara direndam, dikupas, kemudian dimasak sebagian. Tempe khusus dapat dibuat dari jenis kacang-kacangan lain, seperti gandum, atau mungkin termasuk campuran kacang-kacangan dan biji-bijian lainnya. Berikut ini beberapa diantaranya :
Menjes kacang
Makanan khas Malang, tempe menjes kacang bertekstur kasar terbuat dari kacang kedelai hitam yang dicampur dengan bahan lain, seperti ampas kacang tanah, serat singkong, dan bungkil kedelai. Proses pembuatan menjes kacang sangat mirip dengan oncom hitam
Tempe bongkrek
Tempe bongkrèk adalah varietas tempe dari Kabupaten Banyumas yang diolah dari ampas kelapa.
Jenis tempe ini telah menyebabkan beberapa kasus keracunan makanan yang fatal, karena kadang-kadang terkontaminasi oleh bakteri Burkholderia gladioli, dan organisme yang tidak diinginkan menghasilkan racun (asam bongkrek dan toksoflavin) dari kelapa, dan mematikan jamur Rhizopus karena aktivitas antibiotik asam bongkrek.
Kematian akibat tempe bongkrèk yang terkontaminasi pernah terjadi di daerah tempat produksinya. Jadi, penjualannya sekarang dilarang oleh hukum.
Tempe oat
Bentuk baru tempe yang berbahan dasar barley dan oat sebagai pengganti kedelai dikembangkan oleh para ilmuwan di Departemen Ilmu Pangan Swedia pada tahun 2008. Tempe ini dapat diproduksi di daerah beriklim di mana kedelai tidak memungkinkan untuk diproduksi

