Kacang Kenari Pulau Makian Tembus Pasar Finlandia & Italia, Sebuah Bukti Nyata Kualitas Hasil Bumi Indonesia
Kamis, 20 Juli 2023 - 19:47 WIBFoto: KLKH
Kacang kenari yang berasal dari Pulau Makian, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, saat ini telah berhasil menembus pasar hingga Finlandia dan Italia.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dirilis pada Selasa (15/6), kacang kenari termasuk dalam produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian negara dalam sektor kehutanan.
Rudi Eko Marwanto, Kepala Subdit Pemolaan Kebun Produksi Hutan Lestari Kementerian KLHK, menyatakan bahwa produk HHBK memiliki nilai hingga 90% dari total produksi hutan. Karena alasan ini, Rudi menyampaikan bahwa semua pihak, termasuk Kementerian Perdagangan, harus memberikan kode HS pada produk kenari untuk dapat diterima di pasar internasional, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) untuk pengembangan desa.
Kode HS adalah sistem klasifikasi yang digunakan secara internasional untuk mengidentifikasi komoditas impor/ekspor berdasarkan International Convention on The Harmonized Commodity Description and Coding System.
Perusahaan Timurasa telah sukses mengembangkan pasar kacang kenari melalui kolaborasi dengan BUMDes Makian. Upaya pengembangan pasar kacang kenari ini mendapat dukungan dari KLHK melalui Program Kehutanan Multipihak Fase 4 (MFP4).
Direktur MFP4, Tri Nugroho, menjelaskan bahwa MFP4 telah belajar dari pengalaman sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada rantai pasokan. Kini, mereka menyadari bahwa pendekatan pasar menjadi penting untuk melengkapi aspek tersebut.
MFP4 mulai mengidentifikasi pelaku pasar atau Market Access Player yang bekerja dengan komoditas dari hutan. Salah satu mitra pelaku pasar yang ditemukan adalah Timurasa yang menghasilkan produk kacang kenari dari Pulau Makian, Pulau Alor, dan Pantar.
Pendekatan pasar ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Direktur Timurasa, Erdi Rulianto, berharap agar semua pihak memberikan dukungan guna mendorong kelangsungan bisnis hutan berbasis masyarakat ini, yang akan berdampak baik bagi peningkatan ekonomi masyarakat Pulau Makian dan kesejahteraan hutan di sana.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan diskon ekstra selama Juli! Manfaatkan periode promo ini untuk mengembangkan bisnis Anda dan menarik lebih banyak pelanggan. Pastikan untuk memanfaatkan diskon 20% + 5% ini dengan membeli produk senilai minimal 2 juta rupiah.
Untuk informasi lebih lanjut tentang promo ini dan produk-produk kami, silakan hubungi kami Instagram @timurasaindonesia, klik timurasa.com, chat admin kami yang siap membantu Anda dalam mendapatkan penawaran terbaik sebagai reseller kami.

