Ingin Kurangi Konsumsi Nasi? Coba Alternatif Berikut Ini
Minggu, 20 Agustus 2023 - 15:15 WIBFoto: pixabay
Dalam upaya mewujudkan variasi pangan serta mendukung program pangan B2SA (Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman), pemerintah sedang berusaha mencari alternatif selain nasi.
Guna mengurangi konsumsi beras, pemerintah Indonesia sedang melakukan diversifikasi pangan, dimana salah satu jenis sereal yang berpotensi sebagai pengganti nasi dan kaya gizi adalah sorgum. Selain itu, sorgum juga merupakan tanaman sereal yang cocok untuk lahan kering yang berpotensi dikembangkan di Indonesia.
Jika masih merasa asing dengan sorgum, Anda bisa membayangkan bahwa sorgum adalah tanaman rumput-rumputan yang berkerabat dekat dengan padi, jagung, dan gandum.
Kandungan karbohidrat dalam bijinya cukup tinggi, membuatnya cocok sebagai makanan pokok. Namun, sebagian besar produksi sorgum saat ini digunakan sebagai pakan ternak. Selain itu, sorgum yang bermanfaat sebagai sumber pangan dan pakan ternak juga memiliki potensi untuk diolah menjadi bioenergi, seperti bioetanol.
Sorgum adalah jenis rumput-rumputan yang memiliki hubungan dekat dengan padi dan jagung. Tanaman ini adalah sereal yang berasal dari benua Afrika dan sesuai dengan iklim subtropis. Di beberapa daerah, tanaman sereal ini juga dikenal dengan sebutan cantel atau gandrung.
Peluang budidaya tanaman pangan ini cukup baik di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang sering menghadapi masalah kekeringan. Sorgum tidak hanya berguna sebagai bahan konsumsi, melainkan juga sebagai pangan pokok, pakan ternak, serta sumber energi alternatif seperti bioetanol.
Tanaman ini dianggap sebagai pengganti padi yang memiliki nilai gizi tinggi. Sorgum menduduki peringkat kelima dalam hal produksi bahan baku sereal di seluruh dunia.
Sorgum mengandung berbagai vitamin dan nutrisi penting seperti niacin, riboflavin, dan thiamin. Bagian bijinya juga kaya akan mineral seperti selenium, zat besi, tembaga, magnesium, dan fosfor yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Tanaman sereal ini memiliki kandungan zat besi yang melimpah, memberikan dampak positif pada metabolisme tubuh dan memfasilitasi sirkulasi darah yang lancar. Keberlangsungan metabolisme dan sirkulasi darah yang baik berperan dalam mencegah anemia serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Bagi individu yang mengidap diabetes, sorgum bisa menjadi alternatif makanan pokok yang berpotensi menguntungkan. Hal ini karena biji sorgum mengandung zat tanin yang mampu menghasilkan enzim penghambat penyerapan karbohidrat oleh tubuh.
Enzim ini memiliki manfaat dalam mengatur kadar glukosa dan insulin dalam tubuh penderita diabetes. Dengan kata lain, sorgum bisa dianggap sebagai solusi nutrisi yang bermanfaat bagi mereka yang menghadapi masalah diabetes.

Timurasa Indonesia membuka kesempatan bagi produk-produk lokal berkualitas untuk memasarkan produk-produk unggulannya. Mulai dari produk kuliner, printing, logistik, atau produk lainnya. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia

