Kue Indonesia Ini Ternyata Punya Hubungan Erat Dengan Belanda
Minggu, 27 Desember 2020 - 10:37 WIBFoto : idntimes
Kue semprong atau sepit merupakan camilan wafer tradisional Indonesia yang dibuat dari adonan telur yang menggunakan cetakan besi yang dipanaskan di atas kompor arang. Kue ini umumnya ditemukan di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei.
Dalam bahasa Indonesia istilah semprong berarti "tabung" atau "gulungan"
Baik semprong maupun sepit dikenal sebagai wafer yang hampir identik, dengan perbedaan hanya pada bentuknya; yang berbentuk gulungan disebut semprong, sedangkan bentuk lipatan segitiga disebut sepit.
Kedua varian tersebut disebut sapit atau sepit di Malaysia dan Brunei. Kue semprong varian baru menambahkan berbagai macam isian seperti coklat atau keju.
Kue semprong menggambarkan hubungan kolonial antara Indonesia dan Belanda, karena diyakini kue ini berasal dari wafer telur gulung Belanda.
Belanda memiliki varuian biskuit/kue yang sangat banyak, termasuk biskuit wafer tipis yang mirip dengan semprong.
Banyak teknik biskuit dan kue diajarkan ke orang Melayu oleh Belanda, Inggris, dan Portugis.
Kue ini mungkin dibawa ke beberapa bagian wilayah Malaysia dan Singapura dari Penang, Malaka, oleh orang Tionghoa Peranakan, yang tidak tahu nama jajanan Belanda yang mereka temui. Biasanya mereka hanya menyebutnya dengan kuih Belanda atau kuih kapit.

