Menambah Aroma Pada Kue Dengan Jahe
Kamis, 04 Januari 2024 - 14:07 WIBFoto: pixabay
Selain digunakan sebagai minuman dan bumbu masakan, jahe juga dapat digunakan untuk membuat kue. Jahe dapat memberikan aroma dan rasa pedas yang unik pada kue, seperti kue kering, cake, permen cokelat, atau filling.
Pilih Jahe Yang Tepat
Untuk mendapatkan aroma dan rasa pedas yang maksimal dari jahe, pilihlah jahe yang sudah tua. Jahe tua memiliki kulit yang halus dan tidak keriput. Jahe yang keriput menandakan bahwa jahe sudah tidak segar dan kandungan airnya sudah mulai berkurang.
Jahe muda seringkali memiliki rasa yang pahit. Namun, jahe muda dapat digunakan untuk membuat acar atau asinan. Acar jahe atau asinan jahe merupakan salah satu masakan khas Jepang.
Cara Menyimpan Jahe
Jahe dapat digunakan dalam dua cara untuk membuat kue, yaitu dengan cara diparut atau dengan cara diambil airnya.
Cara pertama, jahe diparut dan dicampurkan ke dalam adonan kue. Cara ini akan menghasilkan rasa jahe yang lebih kuat dan aroma yang lebih harum. Namun, seratnya dapat mengotori hidangan.
Cara kedua, air jahe diambil dan dicampurkan ke dalam adonan kue. Cara ini akan menghasilkan rasa jahe yang kurang pedas dan kurang beraroma. Namun, kue tidak akan menjadi berserat.
Untuk kue kering, air jahe tidak boleh terlalu banyak, karena dapat membuat kue menjadi lembek. Sedangkan parutan jahe akan membuat kue menjadi berserat.
Oleh karena itu, untuk kue kering, cara terbaik adalah menggunakan kombinasi air jahe dan bubuk jahe. Air jahe akan memberikan rasa dan aroma jahe, sedangkan bubuk jahe akan memberikan tekstur yang renyah.

Mari bergabung berkontribusi kepada para petani lokal Indonesia dengan menjadi reseller produk-produk Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia

