Fahombo, Tradisi Unik Dari Pulau Nias
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:17 WIBFoto : merdeka.com
Fahombo adalah salah satu tradisi terkenal dan unik masyarakat di Pulau Nias, Sumatera Utara.
Namun tidak semua daerah di Nias memiliki tradisi lompat batu ini. Salah satu daerah di Nias yang masih melakukan tradisi lompat batu adalah di kawasan Teluk Dalam. Konon, tradisi ini sudah dilakukan secara turun-temurun.
Batu Fahombo, tradisi lompat batu di Nias hanya dilakukan oleh kaum muda atau laki-laki. Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun di Nias telah berlatih melompati tali.
Ketinggian tali akan bertambah seiring bertambahnya usia. Kemudian, mereka akan melompati batu setinggi 2 meter dan memiliki lebar 60-90 cm.
Mereka akan mengambil ancang-ancang, lalu lari cepat, dan menginjakkan kaki di atas batu, lalu melompat ke udara melalui batu besar tanpa menyentuhnya. Mereka harus mendarat dengan sempurna.
Tidak semua pemuda mampu melewati batu tersebut meski telah berlatih keras. Jika bapak atau kakeknya pemberani dan pelompat batu, maka di antara keturunannya harus ada yang bisa melompati batu.
Tradisi lompat batu ini muncul ketika masih ada kebiasaan perang suku. Setiap desa dibentengi oleh bambu atau bambu setinggi dua meter.
Namun saat ini tradisi lompat batu tidak lagi digunakan untuk persiapan berperang, melainkan sebagai ritual khas masyarakat Nias.
Remaja yang mampu melewati batu tersebut dianggap sudah dewasa dan matang secara fisik sehingga diperbolehkan untuk menikah.

