Apa Itu Susu Organik? Berikut Penjelasannya
Minggu, 19 Mei 2024 - 12:30 WIBFoto: grid
Susu organik telah menjadi pilihan populer bagi banyak konsumen yang ingin menjaga kesehatan dan mendukung praktek pertanian yang lebih berkelanjutan.
Berbeda dengan susu konvensional, susu organik diproduksi melalui metode yang lebih alami dan ramah lingkungan.
Susu organik diproduksi dari sapi yang dipelihara dengan standar pertanian organik.
Ini berarti sapi diberi makan pakan organik, tidak diberikan antibiotik atau hormon pertumbuhan, dan dipelihara di lingkungan yang mendukung kesejahteraan hewan.
Keunggulan Susu Organik
Lebih Sedikit Residu Kimia
Susu organik bebas dari residu pestisida dan herbisida karena sapi diberi makan pakan yang ditanam secara organik tanpa bahan kimia sintetis. Sapi yang memproduksi susu organik tidak diberikan antibiotik atau hormon pertumbuhan sintetis, sehingga susu yang dihasilkan bebas dari residu tersebut.
Kandungan Nutrisi Lebih Baik
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu organik mengandung tingkat asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu konvensional. Omega-3 bermanfaat untuk kesehatan jantung dan fungsi otak.
Antioksidan Lebih Banyak
Susu organik sering kali mengandung lebih banyak antioksidan, seperti vitamin E dan beta-karoten, yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Kondisi Hidup Sapi Perah Yang Lebih Baik
Sapi organik biasanya dipelihara dalam kondisi yang lebih baik, dengan akses ke padang rumput, yang memungkinkan perilaku alami dan meningkatkan kualitas hidup hewan tersebut. Pakan yang diberikan kepada sapi organik tidak mengandung bahan kimia sintetis, GMO (organisme hasil rekayasa genetika), atau produk sampingan hewan.
Ramah Lingkungan
Pertanian organik biasanya mengutamakan praktek yang berkelanjutan, seperti rotasi tanaman dan penggunaan pupuk alami, yang menjaga kesehatan tanah dan mengurangi dampak lingkungan. Pertanian organik sering kali mendukung keanekaragaman hayati yang lebih tinggi, yang bermanfaat bagi ekosistem secara keseluruhan.

