Tips Makan Nasi Untuk Penderita Diabetes
Jumat, 07 Juni 2024 - 17:45 WIBFoto: shutterstock/sungsu han
Indeks glikemik adalah alat untuk mengukur seberapa cepat makanan memengaruhi kadar gula darah. Pasien diabetes harus menghindari makanan dengan indeks glikemik tinggi karena dapat meningkatkan kadar gula darah. Nasi putih, dengan indeks glikemik 73, menjadi tantangan besar bagi penderita diabetes karena termasuk dalam kategori tinggi dibandingkan dengan sumber karbohidrat lainnya.
Indeks glikemik umumnya diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat: rendah, sedang, dan tinggi, dan nasi putih masuk dalam kategori tinggi.
Meskipun nasi umumnya dianggap sebagai pantangan bagi penderita diabetes, bukan berarti Anda harus benar-benar menghentikannya.
Dengan mengikuti anjuran dokter, pasien diabetes tetap bisa menikmati nasi tanpa khawatir kadar gulanya naik.
Berikut tips mengonsumsi nasi bagi pasien diabetes dari dr. Mulianah Daya, dokter spesialis gizi di Mayapada Hospital:
1. Konsultasikan Dengan Dokter Terlebih Dahulu
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menentukan jumlah nasi yang aman untuk dikonsumsi. Dokter akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.
2. Pilih Nasi Yang Tepat
Pilihlah nasi yang memiliki indeks glikemik rendah, seperti nasi merah, nasi hitam, atau nasi gandum. Nasi jenis ini lebih lambat dicerna oleh tubuh, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.
3. Atur Porsi Nasi
Konsumsi nasi secukupnya sesuai dengan anjuran dokter. Hindari makan nasi berlebihan karena dapat meningkatkan kadar gula darah.
4. Kombinasikan Dengan Makanan Lain
Makan nasi bersama dengan lauk pauk yang kaya serat, seperti sayur, buah, dan protein. Serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.
5. Perhatikan Waktu Makan
Hindari makan nasi menjelang tidur. Makan nasi di waktu siang hari saat tubuh lebih aktif dan dapat membakar kalori dengan lebih baik.

