Tarian Ini Menggambarkan Rasa Bahagia Dan Syukur Masyarakat Minangkabau
Senin, 18 Januari 2021 - 15:44 WIBFoto : kemlu
Tari Piring adalah seni tari yang berasal masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat.
Tarian tersebut menggambarkan rasa bahagia dan syukur masyarakat Minangkabau ketika musim panen telah tiba, dimana para pemuda melakukan gerakan mengayunkan langkah dengan menunjukkan kepiawaian mereka memainkan piring di tangan mereka.
Tarian ini diiringi dengan lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka.
Terkadang piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak-injak oleh para penari yang bertelanjang kaki.
Seni tari piring dilakukan secara berpasangan atau berkelompok dengan berbagai gerakan yang dilakukan dengan cepat, dinamis dan diselingi hingar bingar piring berdentik yang dibawa oleh para penarinya.
Pada awalnya budaya tarian ini memiliki tujuan pemujaan terhadap Dewi Padi sebagai bentuk penghormatan terhadap hasil panen.
Namun di zaman sekarang tarian lebih sering diadakan di pesta pernikahan.
Tarian ini menjadi sajian yang sangat digemari bahkan di negara tetangga seperti Malaysia juga sering dibawakan tarian ini.
D luar negeri tarian ini begitu terkenal dan digandrungi tari karena tarian ini memiliki gerakan yang energik, bersemangat, atraktif, dinamis, serta tidak monoton sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat Tari Piring.

