Perbedaan Kopi Panas vs Kopi Dingin, Yang Mana Yang Lebih Sehat?
Sabtu, 14 September 2024 - 09:29 WIBFoto: pixabay
Kopi panas dan dingin, dua pilihan yang sering kita hadapi saat ingin menikmati secangkir kopi. Meskipun bahan dasarnya sama, namun manfaat kesehatan yang ditawarkan keduanya berbeda. Suhu penyajian yang berbeda ternyata mempengaruhi cara tubuh kita menyerap nutrisi dari kopi.
Aroma Kopi Panas yang Mampu Menghilangkan Stres
Aroma kopi panas ternyata memiliki manfaat yang lebih dari sekadar membangkitkan semangat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma kopi panas dapat membantu mengurangi stres dengan cara mengubah aktivitas otak. Hal ini menunjukkan bahwa aroma kopi memiliki kekuatan terapeutik yang dapat kita manfaatkan.
Kopi Dingin Lebih Efektif Untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Es kopi tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa-senyawa dalam es kopi dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Hal ini membuat es kopi menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung.
Kopi Panas Lebih Kaya Antioksidan
Menurut sebuah studi ilmiah, kopi panas mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan kopi dingin. Antioksidan ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Jadi, jika kamu ingin mendapatkan manfaat antioksidan yang lebih maksimal, kopi panas bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Kopi Dingin Biasanya Lebih Sedikit Kandungan Kafeinnya
Perbandingan kadar kafein antara kopi panas dan dingin ternyata cukup signifikan. Menurut Jordan Karcher, kopi dingin mengandung sekitar 40 mg kafein per 100 gram, sedangkan kopi panas bisa mencapai 60 mg. Jadi, jika Anda ingin mengatur asupan kafein, pertimbangkan untuk memilih kopi dingin.

