Proses Pembuatan Bubuk Daun Kelor (Moringa Powder)
Senin, 07 Oktober 2024 - 13:40 WIBMoringa Powder
Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tanaman superfood karena kandungan nutrisinya yang kaya.
Daun ini mengandung berbagai vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari daun kelor, diperlukan proses pengolahan yang tepat mulai dari panen hingga produk akhir.
Panen Daun Kelor
Proses pengolahan daun kelor dimulai dari pemanenan. Waktu terbaik untuk memanen daun kelor adalah pagi hari sebelum matahari terlalu terik, agar daun tidak layu dan kandungan nutrisinya tetap optimal. Daun yang sudah tua biasanya dipanen karena mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan daun muda.
Pencucian dan Pengeringan
Setelah dipanen, daun kelor harus dicuci bersih untuk menghilangkan kotoran dan pestisida. Pencucian dilakukan dengan hati-hati agar daun tidak rusak. Setelah dicuci, daun kemudian dikeringkan.
Proses pengeringan harus dilakukan dalam suhu rendah (sekitar 40-50°C) untuk mempertahankan kandungan nutrisi dan warna hijaunya.
Pengeringan dapat dilakukan dengan menggunakan oven khusus atau metode pengeringan alami di tempat yang teduh dan berangin.
Penggilingan
Setelah daun kelor benar-benar kering, tahap selanjutnya adalah penggilingan. Daun yang kering digiling hingga menjadi bubuk halus. Bubuk daun kelor ini bisa digunakan sebagai suplemen makanan, bahan campuran dalam minuman atau makanan, atau dikapsulkan sebagai suplemen herbal.
Penyimpanan
Bubuk daun kelor harus disimpan di tempat yang kering dan dalam wadah yang kedap udara untuk menjaga kualitasnya. Paparan cahaya dan kelembaban dapat merusak nutrisi yang terkandung dalam bubuk daun kelor, oleh karena itu penyimpanan yang tepat sangat penting.

