Kopi Indonesia Sebagai Daya Tarik Pariwisata
Minggu, 03 November 2024 - 17:05 WIBFoto: alodokter
Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, dengan industri kopi yang terus berkembang seiring waktu. Kini, kopi tidak hanya menjadi komoditas tetapi juga daya tarik bagi sektor pariwisata.
Dilansir dari liputan6.com, untuk memperkenalkan kopi Indonesia lebih luas ke pasar global, pemerintah mengadakan acara tahunan Barista Innovation Challenge.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang lalu, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak para barista dan pegiat industri makanan dan minuman di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi.
Menurut Sandi, kompetisi ini memberikan kesempatan bagi para barista untuk menunjukkan keahlian mereka dalam meracik kopi di ajang Barista Innovation Challenge 2024. “Kompetisi ini memiliki standar internasional, dan penting bagi para barista serta pecinta F&B untuk ikut ambil bagian,” ujar Sandiaga dalam acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” yang diadakan secara hybrid pada Senin, 6 Mei 2024.
Di tahun kelimanya, Barista Innovation Challenge memperluas jangkauan peserta. Kini, tidak hanya terbuka bagi peserta dari Indonesia, tetapi juga dari negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.
Para peserta dapat mengikuti Barista Innovation Challenge dengan mengirimkan video kreatif yang menampilkan racikan kopi khas mereka menggunakan biji kopi asli Indonesia. Pendaftaran video konten ini akan ditutup pada tanggal 30 Juni 2024.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam, menyatakan bahwa Kemenparekraf mendukung penuh Barista Innovation Challenge yang berfokus pada seni mixology.
Seni ini menekankan keahlian dalam mencampur minuman, dan peserta diharapkan dapat menghadirkan inovasi dalam setiap menu yang mereka buat untuk memenangkan kompetisi bergengsi ini.
Neil juga menambahkan bahwa banyak peserta dalam Barista Innovation Challenge berhasil menciptakan produk yang berpotensi menjadi kekayaan intelektual (IP). “Bisa jadi rahasia dapur ini nantinya dapat dipasarkan ke restoran atau kafe, atau bahkan untuk memulai usaha mereka sendiri,” ujar Neil.

