Kemajuan Sorgum Di Kabupaten Wonogiri
Selasa, 19 November 2024 - 12:10 WIBFoto: tribunnews
Para petani di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, merasa puas dengan kemajuan pertanian sorgum yang dianggap lebih menguntungkan dibandingkan dengan menanam jagung.
Dilansir dari radioidola.com, selain memiliki nilai jual yang lebih tinggi, budidaya sorgum juga membutuhkan biaya operasional yang lebih rendah.
Sugeng Hariyadi, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Wuryantoro, menyampaikan bahwa sebanyak 50 hektare lahan di wilayah tersebut telah ditanami sorgum.
Program pengembangan sorgum ini merupakan inisiatif dari pemerintah dalam rangka diversifikasi pangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Sugeng saat ditemui di lokasi pertanian sorgum pada hari sebelumnya.
Menurut Sugeng, budidaya sorgum tidak hanya meningkatkan perekonomian warga Wuryantoro tetapi juga berhasil memanfaatkan lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif.
Karena hasil yang menjanjikan, Sugeng berharap agar luas lahan yang ditanami sorgum dapat ditingkatkan menjadi 150 hektare pada tahun mendatang.
“Dari total 50 hektare saat ini, lahan tersebar di tiga desa. Untuk membantu pengembangan, pemerintah telah memberikan benih sorgum sebanyak 10 kilogram per hektare, sehingga totalnya mencapai 500 kilogram,” jelas Sugeng.
Ia juga menambahkan bahwa selain benih, para petani menerima bantuan pupuk sebanyak satu kuintal per hektare. Dengan total pupuk yang diberikan mencapai lima ton, pertanian sorgum diharapkan semakin optimal.
“Lahan kami sangat cocok untuk tanaman sorgum. Saat panen, produktivitasnya bisa mencapai 4-5 ton per hektare,” ungkapnya.
Sugimin, Ketua Kelompok Petani Widodo II Mojopuro, turut mengungkapkan bahwa tanaman sorgum memberikan keuntungan nyata bagi petani. Dibandingkan dengan jagung, sorgum ternyata lebih hemat biaya.
“Biaya operasional sorgum hanya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per hektare, sementara jagung bisa mencapai Rp8 juta hingga Rp10 juta per hektare,” terang Sugimin.
Diketahui Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah telah mendistribusikan bantuan benih sorgum sebanyak 500 kilogram kepada para petani di Kecamatan Wuryantoro untuk mendukung program ini.

