Kabupaten Buleleng Manfaatkan Sorgum Sebagai Pakan Ternak Sapi
Selasa, 19 November 2024 - 19:14 WIBFoto: kompas
Seluruh bagian dari tanaman sorgum dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi. Dilansir dkpp.bulelengkab.go.id, dari oakan ini terbukti mampu meningkatkan bobot sapi jantan sebesar 1,2–1,6 kg per hari.
Selain itu, keberadaan sorgum yang mudah diakses bisa menghemat biaya pakan sekitar Rp2.000–Rp3.650 per hari.
Menurut seorang peternak penggemukan sapi di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kebutuhan pakan setiap sapi tanpa penggunaan sorgum mencapai 3 kg jerami dan 8 kg konsentrat per hari.
Dengan menambahkan sorgum dalam pakan, jumlah konsentrat yang diperlukan berkurang menjadi 4 kg, sementara sorgum diberikan sebanyak 10 kg per hari.
Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumput gajah, rumput taiwan, maupun jerami padi.
Tanaman ini mengandung protein kasar sekitar 10–12%, mendekati kebutuhan protein kasar sapi yang dipelihara untuk penggemukan, yaitu sekitar 13%.
Sorgum juga bisa menjadi pengganti jagung, yang sering sulit didapat oleh para peternak, karena keduanya memiliki kandungan gizi yang hampir setara.
Setiap bagian dari sorgum, mulai dari biji, batang, hingga daun, dapat diberikan kepada sapi. Namun, sebelum disajikan, sorgum perlu dipotong-potong dengan panjang 2–4 cm agar sapi dapat mencernanya dengan lebih mudah.
Sorgum dapat disajikan dalam bentuk segar maupun diolah menjadi silase. Silase adalah sorgum yang diawetkan dengan metode fermentasi.
Proses pembuatannya cukup sederhana, yakni dengan memotong sorgum sepanjang 2–4 cm, memasukkannya ke dalam wadah kedap udara, dan membiarkannya berfermentasi secara alami.
Selain membantu meningkatkan bobot, sorgum juga dapat meningkatkan nafsu makan sapi dibandingkan dengan pakan hijauan lainnya.
Hal ini dibuktikan oleh sejumlah peternak di Serang, Banten, yang mengamati bahwa sapi mereka lebih lahap ketika diberi sorgum dibandingkan saat diberi rumput gajah.
Sapi cenderung lebih menyukai sorgum karena aromanya yang lebih harum dan rasanya yang lebih manis dibandingkan dengan rumput.
Sorgum dapat tumbuh dengan baik di lahan marjinal, yang biasanya berupa tanah asam dengan kandungan aluminium tinggi yang dapat merusak akar tanaman.
Tanaman ini juga cocok dikembangkan di lahan kering, sehingga memudahkan peternak saat musim kemarau atau di wilayah dengan keterbatasan air.

