Warga Desa Ngesrep Balong Jadikan Gula Aren Sebagai Sumber Penghasilan Utama
Senin, 16 Desember 2024 - 10:56 WIBGula Aren Timurasa Indonesia
Letak Desa Ngesrep Balong yang berada di wilayah pegunungan memberikan keuntungan tersendiri. Kondisi alam yang mendukung pertumbuhan pohon aren menjadikan produksi gula aren sebagai sumber penghasilan utama bagi masyarakat setempat dan menjadi penopang ekonomi Kecamatan Limbangan.
Dibandingkan dengan gula aren dari daerah lain, produk Ngesrep Balong memiliki keunggulan tersendiri, yaitu aroma yang lebih harum dan warna yang lebih tua. Hal inilah yang membuat produk mereka lebih disukai oleh banyak orang.
Berbeda dengan metode modern, pembuatan gula aren di desa ini masih mengandalkan cara tradisional. Prosesnya membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 6-12 jam, dengan menggunakan peralatan sederhana seperti kayu bakar, tungku, dan wajan tembaga.
Permintaan akan gula aren produksi desa mengalami fluktuasi. Penjualan biasanya meningkat pesat menjelang bulan puasa dan Lebaran, dengan harga per kilogram berkisar antara Rp15.000 hingga Rp25.000, tergantung kualitasnya. Warga desa umumnya menjual hasil produksi mereka secara langsung kepada pengepul.
Warga Desa Ngesrep Balong menginginkan agar gula aren mereka menjadi produk unggulan desa. Mereka berharap pemerintah dapat membantu mempromosikan gula aren khas Ngesrep Balong sehingga lebih banyak orang yang mengenal dan mengonsumsinya.

