Proses Pengolahan Biji Jambu Mete Menjadi Kacang Mete yang Gurih
Minggu, 09 Februari 2025 - 21:03 WIBKacang Mete Timurasa Indonesia
Jambu mete merupakan tanaman yang cukup unik karena bijinya berada di luar buah. Melansir kompas.com, biji jambu mete tidak hanya berfungsi untuk perbanyakan tanaman, tetapi juga bisa diolah menjadi makanan lezat yang dikenal sebagai kacang mete. Cemilan ini memiliki cita rasa gurih dengan tekstur yang renyah.
Menurut informasi dari Cybext Kementerian Pertanian, proses pengolahan biji jambu mete menjadi kacang mete terdiri dari beberapa tahap. Berikut langkah-langkahnya:
Pengupasan Kulit Biji Jambu Mete
Langkah awal dalam pengolahan adalah mengupas kulit biji jambu mete menggunakan alat khusus yang disebut kacip. Kulit luar dipisahkan dari biji, yang nantinya akan diolah lebih lanjut menjadi kacang mete.
Sementara itu, kulit biji mete tidak terbuang sia-sia karena mengandung banyak getah dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar.
Pengupasan Lapisan Kedua
Setelah kulit luar terlepas, biji mete masih memiliki lapisan kulit lain. Pada tahap ini, biji diolah lebih lanjut dengan cara yang mirip seperti mengeluarkan keong dari cangkangnya.
Menghilangkan Kulit Air
Pada tahap ketiga, biji kacang mete melewati proses pengupasan tambahan untuk membuang kulit air yang masih menempel.
Penyortiran dan Pengolahan Akhir
Setelah seluruh proses pengupasan selesai, kacang mete disortir untuk memilih biji berkualitas terbaik.
Langkah berikutnya dalam pengolahan kacang mete meliputi:
- Penyangraian, untuk meningkatkan rasa gurih
- Pelepasan testa, (kulit tipis yang masih menempel)
- Sortasi, untuk memilih kacang yang layak dikonsumsi
- Penjemuran atau pengeringan, agar tahan lebih lama
- Pengemasan, sebelum akhirnya dipasarkan
Dengan mengikuti tahapan ini, biji jambu mete dapat diolah menjadi kacang mete yang lezat, siap dikonsumsi, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

