Pembuatan Cokelat dari Biji Kakao: Dari Buah hingga Lezatnya Cokelat
Kamis, 13 Februari 2025 - 09:36 WIBRaw Cacao Timurasa Indonesia
Biji kakao berasal dari buah pohon kakao (Theobroma cacao), tanaman tropis yang banyak tumbuh di Amerika Selatan, Afrika Barat, dan Asia Tenggara.
Biji ini tersimpan dalam buah berbentuk lonjong yang di dalamnya terdapat puluhan biji yang terbungkus lapisan daging buah tipis.
Setelah dipanen, biji kakao harus melalui proses fermentasi dan pengeringan sebelum dapat diolah lebih lanjut menjadi cokelat dan produk turunan lainnya.
Melansir umsu.ac.id, biji kakao mengandung berbagai zat penting seperti lemak kakao (cocoa butter), serat, karbohidrat, protein, serta flavonoid, yang merupakan senyawa dengan manfaat kesehatan.
Cokelat hitam, misalnya, kaya akan flavonoid yang mendukung kesehatan jantung, melancarkan sirkulasi darah, dan membantu menurunkan tekanan darah.
Selain itu, cokelat juga mengandung magnesium, yang berperan dalam menjaga fungsi otot dan saraf.
Kandungan teobromin dan kafein dalam cokelat berkontribusi dalam meningkatkan energi dan memperbaiki suasana hati.
Jika Anda tertarik membuat cokelat sendiri di rumah, berikut adalah langkah-langkah mudah yang dapat Anda ikuti seperti yang dilansir dari umsu.ac.id.
Cara Membuat Cokelat dari Biji Kakao di Rumah
1. Memilih Biji Kakao Berkualitas
Langkah pertama adalah memilih biji kakao yang sudah difermentasi dengan baik. Proses fermentasi sangat penting karena membantu mengembangkan rasa dan aroma alami biji kakao. Biji kakao yang difermentasi dengan benar akan menghasilkan cokelat dengan cita rasa yang lebih kompleks dan berkualitas tinggi.
2. Menyangrai Biji Kakao
Setelah memilih biji kakao, langkah selanjutnya adalah menyangrai biji untuk mengembangkan aroma dan mengurangi kadar air. Proses ini bisa dilakukan dengan dua cara:
- Menggunakan oven : Panaskan biji kakao di suhu 150°C selama 20-25 menit.
- Menggunakan wajan : Sangrai dengan api kecil selama 15-30 menit, sambil terus diaduk agar pemanasan merata.
3. Mendinginkan Biji Kakao
Setelah disangrai, biji kakao perlu didinginkan sebelum diproses lebih lanjut. Pendinginan ini akan mempermudah pemisahan kulit dari isinya dan mencegah biji tetap panas, yang bisa mengganggu proses berikutnya.
4. Mengupas Kulit Biji Kakao
Setelah biji kakao dingin, pisahkan bagian dalamnya (kotiledon) dari kulit luar yang keras. Kotiledon inilah yang menjadi bahan utama dalam pembuatan cokelat. Proses ini bisa dilakukan secara manual dengan tangan atau menggunakan alat penghancur kulit biji kakao.
5. Menghaluskan Kotiledon
Setelah mengupas biji kakao, giling atau haluskan menggunakan food processor atau alat khusus penghalus biji kakao. Proses ini akan mengubahnya menjadi pasta kakao, yang merupakan bahan dasar cokelat. Semakin halus teksturnya, semakin lembut hasil cokelat yang diperoleh.
6. Menambahkan Bahan Tambahan
Setelah mendapatkan pasta kakao, saatnya mencampurkan bahan tambahan seperti:
- Gula pasir, untuk memberikan rasa manis.
- Mentega kakao (cocoa butter), untuk menambah kelembutan.
- Vanila atau rempah-rempah, sesuai selera untuk memberikan aroma dan rasa unik.
Pastikan semua bahan tercampur rata agar cokelat memiliki tekstur yang lembut dan cita rasa yang kaya.
7. Menuangkan ke Cetakan
Setelah campuran cokelat siap, tuangkan ke dalam cetakan cokelat. Pastikan adonan tersebar merata agar hasil akhir memiliki bentuk yang rapi dan padat. Anda juga bisa mengetuk cetakan secara perlahan untuk menghilangkan udara yang terperangkap di dalam cokelat.
8. Membiarkan Cokelat Mengeras
Diamkan cokelat dalam cetakan selama beberapa jam hingga mengeras. Bisa diletakkan di suhu ruangan atau tempat yang lebih dingin agar proses pengerasan lebih cepat.
9. Mengemas dan Menyimpan Cokelat
Setelah mengeras, keluarkan cokelat dari cetakan dengan hati-hati. Simpan cokelat di tempat yang sejuk dan kering, agar kualitas dan rasanya tetap terjaga. Penyimpanan yang baik akan mencegah cokelat meleleh atau berubah tekstur.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda bisa membuat cokelat homemade yang lezat dengan kualitas yang lebih sehat dan alami. Selamat mencoba!

