Anak-Anak SMKN 1 Kubutambahan Kreasikan Sabun Dari Moringa
Jumat, 07 Maret 2025 - 20:01 WIBFoto: pixabay
Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang melimpah. Kesuburan tanahnya memungkinkan berbagai jenis tanaman tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu tanaman yang banyak ditemui di Indonesia adalah pohon kelor atau moringa. Daun kelor dikenal memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, terutama dalam mencegah stunting.
Selain manfaat kesehatannya, sari daun kelor juga memiliki aroma khas yang menenangkan. Hal ini membuatnya banyak digunakan dalam produk perawatan tubuh. Menyadari potensi ini, SMKN 1 Kubutambahan di Bali, melalui program Keahlian Farmasi, menciptakan inovasi berupa sabun berbahan dasar daun kelor.
Daun kelor, yang dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kulit dan tubuh, menjadi bahan utama dalam pembuatan sabun ini. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral yang tinggi dalam moringa sangat baik untuk merawat kulit, menjaga kelembaban, serta mengatasi masalah seperti jerawat dan iritasi. Melalui pembuatan sabun ini, siswa tidak hanya belajar tentang proses produksi, tetapi juga memahami manfaat bahan alami bagi kesehatan.
Komang Oka Wiguna, guru Keahlian Farmasi di SMKN 1 Kubutambahan, menjelaskan bahwa pengembangan sabun moringa ini merupakan bagian dari program ekonomi kreatif sekolah. Tujuannya adalah memanfaatkan sumber daya alam lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan dan lingkungan.
“Kami mengedepankan metode ramah lingkungan dalam proses pembuatan sabun ini. Kami menggabungkan pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan bahan lokal dengan teknologi modern,” kata Wiguna.
Sabun Moringa buatan siswa SMKN 1 Kubutambahan telah melalui berbagai uji coba dan terbukti aman serta efektif untuk semua jenis kulit. Produk ini telah dipasarkan di sekitar sekolah dan lingkungan terdekat. Diharapkan, sabun ini dapat memasuki pasar lokal sebagai langkah pengembangan kewirausahaan siswa.
Gede Sukanaya, Kepala SMKN 1 Kubutambahan, menegaskan bahwa pengembangan produk seperti sabun moringa merupakan bagian dari proyek inovasi berbasis potensi lokal. Sabun ini tidak hanya memiliki manfaat kesehatan yang besar, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan daerah.
"Kami ingin siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat digunakan untuk membuka peluang usaha. Dengan memanfaatkan sumber daya alam seperti daun kelor, kami berharap dapat berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal," ujar Gede Sukanaya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk alami dan ramah lingkungan, sabun moringa SMKN 1 Kubutambahan memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

