Apakah Kacang Mete Menyebabkan Asam Urat? Berikut Penjelasannya
Rabu, 16 April 2025 - 11:02 WIBKacang Mete Timurasa Indonesia
Asam urat merupakan kondisi yang ditandai dengan nyeri, bengkak, dan sensasi panas pada persendian, terutama di bagian jempol kaki.
Penyakit ini timbul akibat penumpukan kristal asam urat dalam tubuh, dan erat kaitannya dengan pola makan sehari-hari.
Karena itu, bagi mereka yang menderita asam urat, menjaga asupan makanan menjadi hal penting agar gejala tidak semakin parah.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah kacang mete bisa memicu peningkatan asam urat? Berikut ulasannya.
Dilansir dari Detik, untuk mencegah kondisi asam urat memburuk, penting bagi penderita untuk memilih makanan dengan kadar purin rendah.
Purin sendiri merupakan senyawa alami yang diolah tubuh menjadi asam urat. Semakin tinggi kadar purin dalam makanan, semakin besar pula risiko naiknya kadar asam urat.
Menurut Cleveland Clinic, terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang mengandung purin tinggi dan sebaiknya dihindari. Di antaranya adalah makanan manis, minuman bersirup fruktosa, alkohol, jeroan seperti hati dan ginjal, serta daging merah dan beberapa jenis seafood seperti kerang dan tuna.
Lalu, bagaimana dengan kacang mete? Apakah termasuk dalam kategori makanan yang perlu dihindari?
Mengacu pada data dari Love Earth, kadar purin dalam kacang mete tergolong rendah, yaitu hanya sekitar 25 mg per 100 gram.
Jumlah ini masih di bawah batas aman untuk penderita asam urat, yang dianjurkan untuk mengonsumsi purin kurang dari 50 mg per 100 gram makanan. Artinya, kacang mete aman untuk dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Lebih dari itu, kacang mete juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin B6, E, K, serta mineral seperti tembaga, magnesium, seng, dan zat besi. Kandungan lemak tak jenuh di dalamnya pun bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat dan meredakan nyeri pada sendi.
Meski demikian, mengonsumsi kacang mete tetap perlu dibatasi. Mengonsumsinya secara berlebihan dapat mengganggu sistem pencernaan, misalnya menyebabkan diare.
Selain itu, cara penyajian juga perlu diperhatikan. Menggoreng kacang mete, terutama dengan tambahan garam, bisa meningkatkan kandungan lemak jenuh dan natrium yang kurang baik bagi penderita asam urat.
Kesimpulannya, kacang mete tidak menjadi penyebab naiknya asam urat selama dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan diolah dengan cara yang sehat. Jadi, tak perlu khawatir, kacang mete tetap bisa menjadi cemilan bergizi bagi penderita asam urat.

