Guru Besar Farmasi UI Manfaatkan Limbah Kakao Menjadi Bahan Dasar Eksipien Farmasi
Jumat, 18 April 2025 - 18:57 WIBFoto: chocolateorg
Prof. Dr. apt. Herman Suryadi, M.Si., Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, berhasil menciptakan terobosan signifikan dengan mengubah limbah kakao menjadi lignoselulosa sebagai bahan dasar eksipien farmasi. Penemuan ini tidak hanya menjawab tantangan ketergantungan industri farmasi terhadap bahan impor, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam lokal yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Penelitian ini menawarkan solusi berkelanjutan bagi industri farmasi nasional dengan:
- Memanfaatkan limbah pertanian yang melimpah
- Mengurangi beban impor bahan baku farmasi
- Meningkatkan nilai ekonomi produk samping industri kakao
Dalam industri farmasi, eksipien berfungsi sebagai komponen pendukung yang menentukan kualitas dan kinerja sediaan obat. Bahan tambahan ini tidak hanya memengaruhi efektivitas terapi obat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas produk selama penyimpanan. Salah satu eksipien strategis adalah selulosa mikrokristalin (MCC) - bahan yang hingga kini masih bergantung pada pasokan impor, padahal Indonesia sebenarnya memiliki sumber daya alam yang cukup untuk memproduksinya secara mandiri.
Untuk mewujudkan kemandirian bahan baku farmasi, diperlukan sinergi multipihak meliputi:
- Dukungan regulasi dan pendanaan dari pemerintah
- Keterlibatan industri farmasi dalam produksi
- Inovasi teknologi dari lembaga riset
Herman mengusulkan pembentukan dana abadi riset dan penguatan kapasitas penelitian di tingkat sarjana sebagai fondasi jangka panjang.

