20 Tahun Berjualan Buah Kenari, Ibu Sahrin Berhasil Menyekolahkan 9 Anak
Selasa, 22 April 2025 - 11:10 WIBFoto: kompas
Bagaimana menyekolahkan anak hingga S2 atau bahkan S3 dengan pendapatan pas-pasan? Pertanyaan tersebut mungkin dapat dijawab oleh Sahrin, perempuan berusia 57 tahun itu telah berjualan di Pasar Higienis Bahari Berkesan, Kota Ternate.
Sudah 20 tahun Sahrin berjualan di pasar tersebut. Siapa yang menyangka, hasil jerih payahnya dapat menyekolahkan sembilan anak, tujuh diantaranya bahkan mampu meraih gelar sarjana.
Awalnya, Sahrin berjualan ikan teri keliling di Halmahera Utara untuk menghidupi ketiga anaknya setelah suami pertamanya meninggal dalam kecelakaan tahun 1991. Kehidupan semakin sulit saat konflik horizontal Maluku Utara (1998-1999) memaksanya mengungsi ke Desa Samsuma, Pulau Makian.
Bersama suami keduanya, ia merantau ke Ternate dan beralih berjualan halua kenari, camilan khas Maluku Utara. Namun, suami keduanya pun meninggal tahun 2008, meninggalkannya sebagai tulang punggung sembilan anak.
Dengan penghasilan pas-pasan dari berjualan halua kenari (awalnya Rp1.000/bungkus), Sahrin menyisihkan uang sedikit demi sedikit untuk biaya sekolah anak-anaknya.
Kini, tujuh anaknya telah bergelar sarjana, ada yang menjadi dosen, guru, bahkan melanjutkan S2 dan S3. Meski demikian, Sahrin tetap setia berjualan di pasar sebagai bentuk syukur dan kebanggaan.

