DPN HKTI Dorong Indonesia Capai Swasembada Karbohidrat dan Protein Lewat Diversifikasi Pangan
Jumat, 16 Mei 2025 - 22:06 WIBFoto: pixabay
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), Fadli Zon, menekankan pentingnya Indonesia untuk mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat dan protein secara mandiri.
Melansir Antara, dalam pembukaan Sekolah Tani ke-II yang berlangsung di Jakarta, Fadli menyatakan bahwa kemandirian pangan harus mencakup dua unsur utama, yakni karbohidrat dan protein.
Ia menjelaskan bahwa swasembada karbohidrat bukan hanya soal beras, melainkan juga mencakup pengembangan berbagai sumber pangan lokal lainnya.
Menurutnya, sejumlah tanaman yang bisa menjadi andalan untuk mencapai tujuan tersebut antara lain adalah jagung, sagu, ubi, talas, sorgum, serta jenis umbi-umbian lainnya. Diversifikasi pangan dinilai sangat penting agar ketergantungan terhadap beras dapat dikurangi.
Sementara itu, dalam hal protein, ia menyebut Indonesia memiliki banyak potensi dari hasil ternak dan perikanan. Ayam, telur, dan ikan laut merupakan contoh komoditas yang bisa diolah lebih lanjut untuk mendukung ketahanan protein nasional.
Fadli optimistis bahwa dengan kondisi saat ini, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai swasembada karbohidrat dan protein dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Ia juga menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, peluang untuk mewujudkan kemandirian pangan semakin terbuka lebar.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan konflik geopolitik yang mempengaruhi rantai pasok pangan, Indonesia harus memperkuat sistem ketahanan dan kedaulatan pangannya sendiri.
Fadli menambahkan bahwa saat ini Indonesia memiliki pemimpin yang menempatkan sektor pangan, energi, dan hilirisasi sebagai fokus utama dalam pembangunan nasional. Menurutnya, hal ini menjadi momentum penting yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

