Pelatihan Fermentasi Cokelat Dorong Kualitas dan Pendapatan Petani
Selasa, 01 Juli 2025 - 12:26 WIBFoto: pixabay
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perdagangan, UMKM, dan Tenaga Kerja memberikan pelatihan teknik fermentasi biji cokelat kepada para petani di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, yang terletak di kawasan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.
Dilansir dari Antara, sebanyak 20 petani lokal Papua yang memiliki kebun kakao dengan luas rata-rata satu hektare mengikuti pelatihan tersebut. Kepala dinas, Omah Laduane, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar guna meningkatkan kemampuan petani dalam mengolah biji kakao pascapanen, khususnya dalam hal fermentasi dan pengeringan.
Ia menekankan bahwa fermentasi memegang peran kunci dalam menghasilkan cita rasa khas kakao yang berkualitas.
Proses ini tidak hanya mempengaruhi rasa akhir cokelat, tetapi juga meningkatkan nilai jual produk sehingga lebih kompetitif di pasar.
Menurut Laduane, tanah di kawasan Waris sangat cocok untuk budidaya kakao. Dengan potensi lahan yang mendukung dan proses pengolahan yang tepat, diharapkan petani dapat memperoleh hasil yang lebih baik secara ekonomi.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 29 hingga 31 Mei ini menghadirkan konsultan kakao sebagai narasumber.
Para petani dibimbing secara langsung agar memahami setiap tahap penting dalam pengolahan biji cokelat.
Harapannya, setelah pelatihan ini, para peserta mampu menerapkan pengetahuan yang didapat sehingga produk cokelat yang dihasilkan memenuhi standar ekspor dan mendatangkan keuntungan lebih besar.
Laduane juga menyampaikan bahwa pelatihan serupa akan terus dilaksanakan di daerah-daerah penghasil kakao lainnya di Papua agar semakin banyak petani yang memiliki kemampuan teknis dalam meningkatkan mutu biji kakao.

