Nikmat Disantap Panas-Panas, Inilah Hidangan-Hidangan Berkuah Ala Indonesia
Selasa, 09 Maret 2021 - 09:45 WIBFoto : bobo
Indonesia dengan wilayah luas dan suku bangsa serta budayanya yang beragam membuat variasi kulinernya pun menjadi begitu banyak.
Jika Anda pecinta hidangan berkuah, berikut ini beberapa kuliner berkuah yang patut Anda coba :
Sop Konro

Foto : kompas
Konro adalah sup unik yang berasal dari kota Makassar yang terletak di Sulawesi Selatan.
Sup daging sapi yang kaya rasa ini, biasa disebut sop konro, biasanya dibuat dengan iga yang dimasak dengan kaldu yang beraroma. Hidangan ini memiliki cita rasa yang unik dan khas karena menggunakan bumbu tradisional Indonesia seperti kluwak dan lengkuas.
Namun, meski beraroma, tidak seperti kebanyakan hidangan nasional di Indonesia, rasanya tidak terlalu pedas.
Biasanya, iga disajikan bersama dengan kaldu, tetapi terkadang hidangan ini dapat dibagi menjadi dua hidangan, saat kaldu dan iga disajikan secara terpisah.
Tekwan

Foto : bobo
Tekwan adalah sup bakso ikan. Komponen penting dari hidangan ini adalah bakso ikan tekwan, yang menjadi asal muasal namanya.
Biasanya dibuat dengan pasta ikan, tapioka, dan tepung, direbus atau digoreng sebelum ditambahkan ke dalam kuah.
Kaldu biasanya berbahan dasar ikan atau udang, dan jamur, bunga lily kering, irisan bengkuang, bawang putih, dan daun bawang kemudian ditambahkan dan disajikan dengan tekwan.
Asal muasal tekwan dipercaya adalah dari kota Palembang yang terletak di Sumatera Selatan, dan sop lezat ini telah menyebar ke seluruh pelosok negeri.
Rawon

Foto : kompas
Rawon adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Sup beraroma ini biasanya dibuat dengan daging sapi yang direbus perlahan dan bahan tradisional Indonesia lainnya seperti daun jeruk, serai, jahe, dan cabai. Namun, kuncinya adalah buah kluwek, kacang hitam Indonesia.
Bumbu khas Indonesia ini sangat beracun jika mentah, dan selalu perlu difermentasi sebelum dikonsumsi.
Lalu digiling dengan bahan dan rempah-rempah lain, memberikan hidangan rasa asam dan bersahaja serta warna hitam gelap yang unik. Asal muasal hidangan tersebut diyakini dari kota Surabaya, ibu kota Jawa Timur.

