Deretan Makanan Penutup Tradisional Dari Indonesia
Selasa, 09 Maret 2021 - 12:53 WIBFoto : kompas
Jika Anda merasa bosan atau jenuh dengan cemilan yang populer seperti es krim, pancake atau puding, berikut ini beberapa rekomendasi cemilan yang lezat dan asli Indonesia :
Kue Cucur

Foto : idntimes
Kue cucur adalah cemilan tradisional Indonesia yang juga populer di Malaysia (kuih cucur) dan Thailand (khanom fak bua). Terbuat dari kombinasi gula aren, tepung beras goreng, dan santan yang digoreng hingga renyah.
Kudapan manis ini biasanya diratakan di bagian pinggir agar tetap kental di bagian tengahnya.
Versi Indonesia yang paling populer adalah versi Betawi dari Jakarta. Di Thailand, kue cucur mirip dengan bunga teratai, yang diyakini melambangkan cinta pasangan yang baru menikah, sehingga sering disiapkan pada acara pernikahan dan festival di Thailand.
Kue cucur disajikan panas, hangat, atau pada suhu ruangan, paling baik dimakan selagi masih segar, kalau tidak akan menjadi lengket dan kaku.
Wingko

Foto : palmia
Bungkil kelapa tradisional ini biasanya diasosiasikan dengan Jawa, lebih tepatnya di wilayah Lamongan dan kota kecil Babat. Meskipun bahannya bervariasi, biasanya diolah dengan tepung beras, kelapa parut, dan santan segar.
Bentuknya biasanya bulat, meskipun ukurannya bisa berbeda. Wingko biasanya dijual oleh pedagang kaki lima, pedagang asongan, atau di dalam kereta api, tetapi bisa juga ditemukan di toko-toko kue.
Nagasari

Foto : kompas
Nagasari dibuat dengan adonan tepung dan santan serta irisan pisang. Kombinasi tersebut dibungkus dengan daun pisang, kemudian dikukus hingga sempurna.
Teksturnya lembut dan creamy. Adonan biasanya dibuat dengan campuran pisang matang, tepung beras, tepung tapioka, santan, vanili, gula pasir, dan garam.
Setelah matang, lontong disajikan hangat atau pada suhu ruangan. Nagasari adalah makanan ringan populer yang dapat ditemukan di seluruh negeri dan dijual di sebagian besar pasar makanan.

