Inilah Tradisi-Tradisi Menarik Seputar Kuliner Indonesia
Senin, 15 Maret 2021 - 14:55 WIBFoto : popbela
Kita semua mengetahui jika Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang melimpah.
Dari masing-masing daerah yang ada, memiliki kuliner khas yang diwariskan turun temurun.
Tetapi pada umumnya jika diperhatikan, ada kesamaan pada orang Indonesia dalam hal kebiasaan di dalam menyantap makanan.
Berikut ini beberapa diantaranya :
Semuanya terasa lebih enak dengan sambal dan kerupuk
Ada puluhan resep sambal yang terkenal di Indonesia. Jika orang Prancis memasangkan makanan mereka dengan anggur, Anda akan mengetahui bahwa hidangan di Indonesia menggunakan sambal tertentu untuk membuatnya lengkap.
Begitu pula dengan krupuk atau kerupuk. Sambal dan krupuk bisa datang dengan hidangan yang Anda pesan atau disediakan sebagai pelengkap di meja restoran.
Orang Indonesia bisa puas dengan makanan yang sangat sederhana asalkan ada sambal dan krupuk sebagai pendampingnya.
Memasak hidangan dengan banyak rempah
Indonesia adalah rumah bagi kepulauan Maluku, yang dikenal sebagai 'Kepulauan Rempah-rempah' yang dicari oleh negara-negara Eropa abad ke-16.
Indonesia tetap menjadi salah satu penghasil rempah-rempah terbaik dunia seperti pala, cengkeh, lengkuas, daun pandan, dan lainnya yang dimasukkan ke dalam banyak resep tradisional.
Rempah-rempah asli ini segera bercampur dengan ramuan lain yang diperkenalkan dari India dan Cina, seperti kunyit, serai, dan daun bawang.
Resep tradisional otentik mungkin mencantumkan hampir selusin ramuan dan bumbu untuk membuat satu hidangan, menghasilkan rasa yang luar biasa dan khas yang disukai oleh banyak orang.
Makan bersama-sama lebih baik
Banyak makanan Indonesia awalnya dibuat sebagai hidangan komunal, disajikan selama upacara adat, ritual, atau pertemuan. Orang Sunda, misalnya, punya tradisi ngaliwet, dimulai dengan mengumpulkan uang untuk membeli bahan, disusul dengan memasak bersama dan kemudian makan bersama, karena porsi komunal diletakkan di atas satu daun pisang besar.
Rasa kebersamaan ini masih menjadi bagian penting dari pengalaman bersantap lokal, apa pun makanan yang Anda makan.

