Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Tari Piring Khas Kalimantan
Sabtu, 03 April 2021 - 15:45 WIBFoto: seringjalan
Tari Pingan merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Kalimantan Barat.
Tarian ini merupakan tarian hiburan bagi masyarakat setempat. Kata pingan dalam bahasa Dayak Mualang berarti piring yang terbuat dari batu atau dari tanah liat.
Sesuai dengan namanya, tarian ini menggunakan piring sebagai atribut dalam menarinya.
Tarian ini awalnya merupakan tarian tradisional yang disajikan untuk menghibur masyarakat dalam setiap acara adat seperti kado, pernikahan, dan lain-lain.
Tarian ini merupakan tarian yang sangat menarik, menggunakan piring sebagai atribut dalam menarinya.
Dalam setiap gerakan tidak jarang mengundang decak kagum para penonton yang melihatnya.
Gerakan dalam Tarian ini diadaptasi dari gerakan silat tradisional dengan gerakan yang lincah dan atraktif.
Tari Pingan terbagi menjadi 2 jenis yaitu Tari Pingan inok (wanita) dan juga Tari Pingan pria.
Perbedaan antara kedua jenis ini adalah pada gerakannya, dimana gerakan tersebut memiliki tingkat kesulitan yang berbeda pada daya tarik gerakannya.
Dalam hal ini Tari Pingan putra memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Tari Pingan inok.
Dalam pertunjukannya penari membawa piring atau pingan di kedua tangannya yang digunakan sebagai atribut menari.
Selain itu penari dilengkapi dengan cincin pada jari tengah penari, sehingga pada saat menari maka akan menimbulkan bunyi jika lempengan dan cincin bersentuhan.
Gerakan dalam memainkan piring disesuaikan dengan iringan tebah sehingga bunyi pingan tersebut saling melengkapi dengan bunyi iringan tebah.

