Rindik, Alat Musik Pukul Dari Bali
Minggu, 11 April 2021 - 10:56 WIBFoto: indonesia.go.id
Rindik adalah alat musik tradisional Bali. Alat musik ini terbuat dari potongan bambu, dan bambu yang digunakan untuk membuat rindik biasanya merupakan bambu pilihan, sehingga tidak mudah patah dan akan menghasilkan suara yang bagus.
Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat perkusi secara bergantian sehingga menghasilkan suara yang merdu.
Di Bali sendiri, Alat Musik Rindik merupakan alat musik tradisional yang cukup terkenal. Alat musik ini biasanya ditampilkan sebagai salah satu alat musik pengiring dalam pertunjukan tari bumbung.
Selain itu, Rindik juga kerap ditampilkan dalam mengiringi upacara pernikahan atau resepsi. Alunan suaranya yang khas sangat cocok untuk membuat suasana semakin romantis.
Cara bermain Rindik juga membutuhkan keahlian khusus dan juga rasa yang cocok. Alat musik rindik biasanya dimainkan dengan kedua tangan, dimana fungsi keduanya juga berbeda. Di tangan kanan memainkan kotekan, sedangkan di tangan kiri memainkan melodi. Sehingga jika digabungkan akan menghasilkan suara yang sangat merdu.
Pemain alat musik Rindik juga dibedakan menjadi dua macam, yang pertama memainkan pokok lagu atau gendhing, dan yang lainnya memainkan sangsih.
Jika keduanya digabungkan maka akan menghasilkan suara yang sangat harmonis. Dalam permainan alat musik ini juga terdapat teknik pukulan yang disebut ngundil.
Yaitu teknik pukulan yang dilakukan dengan tangan kiri pemain memainkan sangsih dimana pukulannya akan menyelingi pukulan dari tangan kiri pemain utama yang sudah divariasikan. Dalam pertunjukan tari, teknik ini sering disebut jegog.
Dalam perkembangannya, alat musik rindik menjadi salah satu alat musik tradisional yang lebih luwes dan memiliki fungsi yang lebih banyak.
Selain dapat digunakan sebagai pengiring tari, alat musik rindik juga dapat ditampilkan sebagai pertunjukan musik seperti untuk resepsi pernikahan.
Rindik juga dapat ditampilkan di festival budaya, menyambut tamu besar dan di acara budaya lainnya.

