Tari Kinyah Uut Danum, Tarian Perang Dari Kalimantan Barat
Jumat, 16 April 2021 - 10:10 WIBFoto: seringjalan
Tari Kinyah Uut Danum merupakan salah satu tarian perang yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat.
Tarian ini menunjukkan keberanian serta teknik pencak silat saat bertarung. Sesuai dengan namanya, tarian ini berasal dari suku Dayak uut danum di Provinsi Kalimantan Barat.
Tarian Kinyah Uut Danum pada awalnya merupakan tarian untuk persiapan fisik sebelum mengayau, tradisi berburu kepala musuh yang dilakukan oleh suku Dayak jaman dahulu.
Tarian ini untuk menunjukkan kesiapan para lelaki Dayak uut danum untuk dilepasliarkan ke hutan.
Hampir semua sub suku Dayak memiliki jenis tarian perang ini. Namun setiap sub suku Dayak pasti memiliki teknik membunuh rahasia.
Suku Dayak uut danum sendiri dikenal dengan gerakan dan juga teknik yang berbahaya dalam membunuh musuhnya.
Seiring dengan perkembangan zaman, tradisi mayau ini berakhir pada saat diadakanya perjanjian.
Perjanjian anoi runtuh ini merupakan perjanjian damai, di mana para pemimpin setiap sub suku Dayak di provinsi Kalimantan berkumpul dan membuat perjanjian damai.
Setelah perjanjian damai, tradisi ditinggalkan ditinggalkan dan tari kinyah mulai dijadikan sebagai tarian tradisional. Selain itu tarian ini untuk mengenang sejarah dan keberanian pria Dayak jaman dahulu.
Tari Kinyah Uut Danum ini sering ditampilkan di acara-acara adat, penyambutan tamu, dan festival budaya.
Tarian ini masih dilestarikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Dayak sebagai pelestarian warisan budaya dan kesenian tradisional di provinsi Kalimantan Barat.
Meski banyak kreasi dan variasi dalam setiap pertunjukan, tidak mengurangi nilai dan gerakan aslinya.

